ADVERTISEMENT

Presiden Jokowi Akan Diundang Seremoni Juara Liga 1

Muhammad Robbani - Sepakbola
Selasa, 15 Mar 2022 10:40 WIB
Pertemuan Persib vs Persija pada putaran pertama BRI Liga 1 2021.
Ilustrasi Liga 1 (Foto: Istimewa/PT LIB)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo disebut gemar menyaksikan BRI Liga 1 2021. PT Liga Indonesia Baru (LIB) pun ingin mengundang Presiden Jokowi pada seremoni juara Liga 1 di akhir musim.

Liga 1 akan segera selesai pada akhir Maret mendatang. Meski begitu, persaingan menuju gelar juara belum berakhir dan berpotensi akan terus terjadi sampai pekan pamungkas.

Setidaknya masih ada lima tim yang berpeluang menjadi juara Liga 1. Mereka adalah Bali United, Persib Bandung, Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya, dan Arema FC.

Bali United dan Persib menjadi yang terdepan karena sama-sama mengoleksi 66 poin. Tapi Bali United punya tabungan 1 pertandingan karena baru bermain 30 kali, dibanding Persib yang sudah 31 kali tampil.

Bhayangkara dan Persebaya ada di tempat ketiga dan keempat dengan sama-sama meraih 59 poin. Di tempat kelima ada Arema yang mengumpulkan 58 angka.

Untuk menambah semarak Liga 1, Jokowi pun bakal diundang untuk hadir langsung di stadion pada laga pamungkas. Akan ada seremoni perayaan juara buat klub yang mengakhiri kompetisi di puncak klasemen.

"Pasti kami undang, soal datang atau tidak itu urusan belakangan. Apalagi beliau (Jokowi) ternyata selalu menonton Liga 1," kata Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita, Senin (14/3/2022).

Sementara itu, PT LIB juga tengah dibuat pusing dengan persaingan ketat perebutan gelar juara Liga 1. Karena persaingan gelar juara berjalan ketat, maka pertandingan pekan terakhir yang melibatkan calon juara pun akan digelar serentak.

Salah satu strategi yang sudah disiapkan PT LIB adalah menyiapkan lebih dari 1 trofi buat diserahkan ke tim pemenang. Tak hanya trofi, podium juara juga akan standby di tiga stadion.

"Pasti ada seremoni, kami malah menyiapkan tiga replika piala. Kan misal ada tiga pertandingan, karena masak pialanya digeser-geser," ujar Lukita.

"Soal nanti cuma ada 1 atau 2 (calon juara) ya sudah itu resiko. Podium juga kami siapkan tiga juga, pokoknya tiap pekan akan dipantau siapa yang akan menjadi juara," ucapnya.

Menariknya kelima tim calon juara masih akan saling berhadapan di akhir musim. Bali United masih akan menghadapi Arema dan Persebaya yang notabene pesaing mereka dalam perebutan gelar juara. Persebaya juga masih akan menghadapi Persib.

Artinya akan ada bunuh-bunuhan sampai pengujung kompetisi. Siapa yang menang, berpeluang besar juara. Sementara tim yang kalah, bisa saja keluar dari persaingan meraih gelar juara.

"Jadwal pekan ke-34 mungkin akan dirilis sekitar tanggal 20 (Maret)," tutur Lukita.

(aff/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT