Pengacara Mau Tuntut Dugaan Sepakbola Gajah Barito-Persib, PT LIB Santai

ADVERTISEMENT

Pengacara Mau Tuntut Dugaan Sepakbola Gajah Barito-Persib, PT LIB Santai

Muhammad Robbani - Sepakbola
Jumat, 01 Apr 2022 19:05 WIB
Pesepak bola Persib Bandung David Da Silva (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Barito Putera Renan Alves (kiri) saat pertandingan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (31/3/2022). Barito Putera bermain imbang melawan Persib Bandung dengan skor 1-1 ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.
Persib Bandung dan Barito Putera akan dilaporkan dugaan sepakbola gajah. (Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)
Jakarta -

Seorang pengacara dikabarkan mau menuntut Persib Bandung, Barito Putera, hingga David da Silva, setelah Persipura Jayapura degradasi ke Liga 2.

Pieter Ell, pengacara itu, menyebut ada indikasi sepakbola gajah yang menyebabkan Persipura turun ke kompetisi satu level. Persipura gagal selamat dari jerat zona degradasi meski menang 3-0 atas Persita Tangerang, Kamis (31/3/2022).

Penyebab Persipura turun ke kompetisi Liga 2 adalah Barito Putera selaku saingan Mutiara Hitam berhasil mencuri poin saat jumpa Persib Bandung. Meski Barito dan Persipura sama-sama mengoleksi 36 poin, tapi Laskar Antasari unggul head-to-head atas Mutiara Hitam.

Masalahnya, ada dugaan indikasi yang menyebabkan Barito berhasil mencuri poin berkat hasil imbang 1-1. Misalnya pertandingan sudah diatur sedemikian rupa untuk berakhir imbang.

Atau juga David da Silva yang setidaknya membuang dua peluang emas untuk mencetak gol. Penyerang asal Brasil itu gagal mengeksekusi tendangan penalti dan membuang peluang saat one-on-one dengan kiper Barito.

Andai David da Silva mencetak gol dan Persib menang, maka Barito yang degradasi. Oleh karena itu, Pieter Ell mau menuntut pihak-pihak yang dianggap merugikan Persipura.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) turut mendengar kabar ini. Operator kompetisi mempersilakan saja buat pihak-pihak untuk memperjuangkan apa yang mereka yakini.

"Setiap klub punya hak untuk menempuh upaya hukum, apapun alasannya," kata Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita kepada detikSport.

Meski begitu, belum diketahui apa motivasi Pieter Ell dalam upayanya memperkarakan masalah ini ke meja hijau. Tak diketahui juga apakah ia bergerak sendiri atau diminta Persipura.

Sejauh ini tak ada komentar dari Persipura soal masalah ini. Mutiara Hitam terindikasi relatif menerima dengan apa yang sudah terjadi.

(cas/krs)

ADVERTISEMENT