Persebaya Kasih Naik Gaji, Taisei Marukawa & Samsul Arif Tetap Pergi

Muhammad Robbani - Sepakbola
Senin, 11 Apr 2022 12:45 WIB
Pesepak bola Persebaya Surabaya Taisei Marukawa berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Borneo FC saat pertandingan Liga 1 di Stadion I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Rabu (30/3/2022). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.
Taisei Marukawa. Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF
Jakarta -

Pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso angkat bicara soal kepergian Taisei Marukawa dan Samsul Arif. Kedua pemain andalan cabut meski sudah ditawari kenaikan gaji.

Marukawa diumumkan pindah ke PSIS Semarang pada, Jumat (1/4/2022), atau cuma berselang sehari setelah berakhirnya BRI Liga 1 2021 pada, Kamis (31/3). Sepekan berselang, giliran Samsul Arif yang diumumkan meninggalkan klub pada, Kamis (7/4).

Kepergian Taisei Marukawa dan Samsul Arif menjadi kehilangan besar buat Persebaya. Maklum keduanya adalah pemain pilar yang berkontribusi buat Persebaya.

Marukawa terpilih menjadi pemain terbaik Liga 1 berkat 17 gol 10 assist. Sementara Samsul Arif masih on-fire dengan menyumbang 11 gol meski sudah 37 tahun.

Berbagai upaya pun sudah dilakukan Persebaya agar keduanya bertahan di Surabaya. Tapi kedua pemain akhirnya tetap memutuskan cabut.

"Ini perlu saya sampaikan, biar publik tahu. Karena kan seakan-akan pengurus terkesan tak melakukan apa-apa. Marukawa ini, beberapa bulan sebelum kompetisi selesai, sudah disampaikan Pak Presiden (Azrul Ananda) meminta dia diamankan, artinya ada niatan mempertahankan dia," kata Aji Santoso yang buka-bukaan dalam wawancara resmi klub.

"Dia selalu bilang ingin fokus menyelesaikan kompetisi. Saat selesai, dia (Marukawa) tak mau mengeluarkan angka, akhirnya kami menaikkan gaji 500 persen. Tapi dia tetap tak mengeluarkan angka dan akhirnya pindah ke Semarang," ujarnya.

Berbeda dengan Marukawa, Samsul Arif sudah mengajukan angka kenaikan gaji kepada manajemen Persebaya. Kedua pihak pun mencapai kata sepakat dan Samsul Arif tinggal menandatangani kontrak baru.

Tapi pada akhirnya eks penyerang Persela Lamongan itu berubah pikiran. Meski permintaannya dikabulkan klub, penyerang gaek akhirnya memutuskan tak lanjut.

"Ketika kompetisi menyisakan 3-4 pertandingan, dia sudah kami panggil. Negosiasi dilakukan, dari harga awal hingga harga akhir yang Samsul Arif minta semua sudah kami setujui," tutur Aji Santoso.

"Minta DP (down payment/uang muka) jumlah tertentu, kami kasih. Hanya masalah teknis pembayaran. Bahkan dia minta dikontrakkan rumah, dikasih juga," ucapnya.

"Sudah oke secara lisan, tetapi dia belum tanda tangan, Lalu akhirnya dia pulang, begitu pulang, beberapa hari mungkin dia ada tawaran lebih bagus, sehingga akhirnya pergi dari Persebaya," katanya lagi.

Marukawa dan Samsul Arif menjadi bagian dari pemain yang eksodus meninggalkan Persebaya. Ada juga Ricky Kambuaya dan Rachmat Irianto yang berlabuh ke Persib Bandung.

Bek asing Alie Sesay juga cabut sehingga Persebaya tak punya sisa pemain asing karena melepas Arsenio Valpoort. Kepergian Alie Sesay juga diikuti Ady Setiawan dan Reva Adi Utama.

(aff/krs)