ADVERTISEMENT

Presiden-Menpora Setuju PSSI Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023

Mercy Raya - Sepakbola
Selasa, 28 Jun 2022 18:00 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyampaikan keterangan pers menjelang pertandingan terakhir Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (31/3/2022). Menpora Zainudin Amali mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Liga 1 2021/2022 pada masa pandemi COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.
PSSI direstui menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. (Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)
Jakarta -

PSSI akan mengajukan diri menjadi tuan rumah Piala Asia 2023. Menpora Zainudin Amali dan Presiden RI Joko Widodo disebut telah menyetujuinya.

Piala Asia semula akan digelar di China pada 16 Juni sampai 16 Juli 2023. Tapi China memutuskan mundur dengan alasan situasi COVID-19 di dalam negeri. AFC lantas menawarkan anggotanya untuk mengajukan diri menjadi tuan rumah pengganti, termasuk PSSI yang menyatakan minatnya.

"PSSI mengajukan tuan rumah Piala Asia. Pemerintah sudah menyetujui dan sampaikan ke PSSI, silakan ikut ajukan jadi host," kata Amali di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (28/6/2022).

"Hasilnya seperti apa? Kami belum tahu karena Jepang, Korea Selatan, dan Australia juga sudah mengajukan. Kami sudah katakan ke PSSI untuk ikutan. Jadi pemerintah prinsipnya mendukung keinginan PSSI untuk menjadi tuan rumah," tambahnya.

Politikus Golkar itu menyebut alasan pemerintah menyetujui tak lepas dari kesiapan venue. Apalagi, sebelum Piala Asia, Indonesia lebih dulu menggelar FIFA World Cup 2023 pada 20 Mei-12 Juni tahun depan.

"Kenapa kita setuju karena pelaksanaannya tidak terlalu jauh dari FIFA World Cup U-20, itu kan sekitar 20 Mei - 11 Juni. Nah, ini Juli (pelaksanaannya) jadi kita masih dalam keadaan yang siap infrastrukturny. Kemudian masih ada Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga tidak terlalu sulit untuk kita melaksanakan. Jadi itu jadi poin penting buat kita," ujar Amali.

"Venuenya tetap (yang Piala Dunia) cuma kalau minta tambah, Piala Dunia venuenya ada enam, ya tambah saja. Itu masalah, poinnya yang sertifikasi FIFA."

"Ini jadi kesempatan yang bagus, kita menjadi peserta, sekaligus tuan rumah. Jadi kita bukan karena tuan rumahnya, tetapi kita menjadi peserta. Syukur-syukur bisa menjadi tuan rumah. Tapi bagi kita main di mana saja tak masalah," dia mempertegas.

Menurut Menpora asal Gorontalo itu bila rencananya PSSI akan melakukan komunikasi dengan AFC terkait rencana mengajukan diri sebagai host ajang sepakbola tersebut.

"Resminya kan tetap harus federasi. Jadi hari ini mereka akan ke AFC, Wakil Ketum dan Sekjen menyampaikan surat dari PSSI untuk menjadi tuan rumah Piala Asia," Amali mengungkapkan.

(mcy/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT