Cahya Supriadi, Tembok Tebal yang Tak Bisa Ditembus Gajah Putih

ADVERTISEMENT

Cahya Supriadi, Tembok Tebal yang Tak Bisa Ditembus Gajah Putih

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 07 Jul 2022 09:20 WIB
Timnas Indonesia U-19 vs Thailand di Piala AFF U-19 berakhir imbang 0-0. Hasil ini membuat persaingan Grup A seru sampai laga terakhir.
Cahya Supriadi jadi tembok kukuh untuk Timnas Indonesia U-19 (Rifkianto Nugroho/detikSport)
Bekasi -

Timnas Indonesia U-19 berhasil mengimbangi Thailand yang tampil dominan. Ini berkat penampilan top Cahya Supriadi.

Indonesia ditahan imbang Thailand 0-0 pada matchday ketiga fase Grup A Piala AFF U-19, di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi, Rabu (6/7/2022). Padahal Indonesia butuh menang untuk menjaga asa lolos ke babak semifinal.

Bahkan Indonesia bisa saja takluk dari Thailand yang mempunyai beberapa peluang berbahaya. Dari catatan Lapangbola, kiper Cahya Supriadi sampai melakukan penyelamatan sebanyak lima kali. Kepiawaian Cahya membuat Indonesia masih nirbobol sampai pertandingan ketiga.

"Alhamdulillah masih clean sheet. Pesan dari coaching staff buat saya adalah bahwa setiap pertandingan harus konsentrasi penuh," kata Cahya usai pertandingan.

Ketangguhan Cahya sampai membuat Pelatih Thailand Salvador Garcia melontarkan pujian. Kegagalan timnya mencetak gol tak lepas dari penampilan hebat kiper Timnas U-19 di bawah mistar.

"Kiper lawan bisa menahan one and one. Kami tidak bisa mengirimkan umpan yang bagus dari situasi tendangan sudut. Kami punya lima atau enam corner, lima atau enam tendangan bebas yang tak berhasil karena crossing tak efisien," ujar Garcia.

"Dan tentu saja ketika ketika kiper menyelamatkan peluang one and one kita harus kasih kredit ke kiper. Saya pikir pemain kami harus punya kepercayaan diri lebih saat berhadapan dengan kiper," sambungnya.

Pujian dari Salvador Garcia sampai ke telinga sang kiper muda. Ia bahagia kemampuannya diakui oleh pelatih dari kubu lawan.

"Terima kasih untuk pelatih Thailand, semoga saya terus konsisten," ucap Cahya Supriadi menanggapi pujian Salvador Garcia.

(mrp/bay)

ADVERTISEMENT