ADVERTISEMENT

Piala AFF U-16: Di Final, Bima Sakti Minta Ini ke Pemain Timnas U-16

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 11 Agu 2022 13:20 WIB
Bima Sakti, pelatih timnas Indonesia U-16
Pelatih timnas Indonesia U-16. Foto: Dok. PSSI
Jakarta -

Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti meminta para pemainnya meminimalisir kesalahan di final Piala AFF U-16 2022. Skuad Garuda akan jumpa Vietnam di partai puncak.

Timnas U-16 melaju ke final Piala AFF U-16 2022 setelah menang 5-4 atas Myanmar pada babak semifinal, Rabu (10/8/2022) kemarin. Selanjutnya Timnas U-16 akan jumpa Vietnam di partai final, Jumat (12/8).

Meski berhasil ke final, masih ada beberapa kesalahan yang dilakukan para pemain Timnas U-16. Yang paling fatal adalah blunder kiper Andrika Fathur karena meninggalkan gawangnya sehingga Nay Min Htet dengan mudah mencetak gol buat Myanmar di partai perebutan tiket final Piala AFF U-16 2022.

Menyoroti hal itu, Bima Sakti berharap pemainnya tak mengulang kesalahan yang sama. Apalagi Vietnam disebutnya sebagai lawan kuat, kesalahan kecil bisa saja akan berakibat fatal.

"Tadi begitu menang, Andrika mendatangi saya untuk minta maaf. Dia bilang sudah komunikasi, mungkin kurang keras lagi," kata Bima Sakti saat memberikan keterangan, seusai Timnas U-16 mengalahkan Myanmar.

"Nanti lawan Vietnam tak boleh kurang antisipasi atau kurang komunikasi dengan pemain belakang yang bisa merugikan dengan kemungkinan terjadi gol di gawang kita," ujarnya menambahkan.

Laga nanti akan menjadi pertemuan kedua bagi Timnas U-16 maupun Vietnam karena sudah lebih dulu bertemu di fase grup Piala AFF U-16 2022. Saat itu Timnas U-16 menjadi pemenangnya dengan skor 2-1.

Tapi Bima Sakti menegaskan bahwa kemenangan sebelumnya bukan merupakan jaminan bagi Timnas U-16. Selain itu ia juga sadar harus pintar-pintar mengubah taktik andai pertandingan nanti menemui jalan buntu.

"Vietnam ini mereka militan ya, punya semangat juang tinggi. Kami sudah mengalahkan mereka, tapi tak bisa jadikan acuan," tutur Bima Sakti.

"Dari video yang saya lihat mereka sempat 1 bulan di Jerman dan berkesempatan melawan Borussia Dortmund U-16. Tapi kami tetap optimistis," ucapnya.

(krs/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT