ADVERTISEMENT

Timnas U-16 Juara Piala AFF, Total Bonus Capai Rp 750 Juta

Muhammad Robbani - Sepakbola
Sabtu, 13 Agu 2022 17:00 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-16 M. Riski Afrizal (keempat kiri) melakukan selebrasi seusai berhasil menjebol gawang Timnas Myanmar U-16 saat laga semi final AFF U-16 2022 di Stadion Maguwoharjo, Depok, Sleman, D.I Yogyakarta, Rabu (10/8/2022). Dalam pertandingan itu Indonesia mengalahkan Timnas Myanmar dengan skor 1:1 (adu penalti dengan skor  5:4)  ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/foc.
Timnas Indonesia U-16 dapat bonus total Rp 750 juta usai juara PIala AFF (Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)
Sleman -

Timnas Indonesia bergelimang bonus usai menjuarai Piala AFF U-16 2022. Totalnya mencapai Rp 750 juta.

Andrika Fathur Cs menang tipis 1-0 atas Vietnam pada partai final, di Stadion Maguwoharjo, Jumat (13/8/2022). Gol semata wayang yang berbuah kemenangan Timnas U-16 dicetak oleh Kafiatur Rizky.

Sebelum menjuarai Piala AFF U-16, Indonesia sudah diguyur bonus lebih dulu. Bonus pertama dicairkan sebesar Rp 150 juta setelah Indonesia mengalahkan Myanmar dan semifinal sekaligus melaju ke semifinal.

"Dengan kemenangan ini, total PSSI akan menggelontorkan bonus sebesar Rp 750 juta. Bonus ini bisa bertambah karena banyak yang peduli dengan tim U-16," tulis keterangan PSSI.

Gelar juara ini merupakan yang kedua buat Indonesia di Piala AFF U-16 setelah 2018. Saat itu tim asuhan Fakhri Husaini mengalahkan Thailand lewat adu penalti di partai final.

Adapun pemain-pemainnya saat itu adalah Sutan Zico, Rendy Juliansyah, Bagas Kaffa, Bagus Kahfi, hingga Brylian Aldama.

Indonesia kemudian gagal mempertahankan gelar juara pada edisi 2019 karena hanya menempati peringkat ke-3. Turnamen ini ditiadakan pada edisi 2020 dan 2021 karena pandemi COVID-19,

"Alhamdulillah, kemenangan ini berkat kerja keras semua pemain, pelatih, ofisial. Kemenangan ini juga saya persembahkan untuk anak saya, Bimantara, Erisa, Jeje yang selalu memberi support kepada saya, istri saya dan orang tua saya datang. Kemenangan ini untuk masyarakat Indonesia," ucap Bima Sakti.

(mrp/yna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT