Daftar Lengkap Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

ADVERTISEMENT

Daftar Lengkap Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan

Mercy Raya - Sepakbola
Senin, 03 Okt 2022 16:49 WIB
Pemerintah akan membentuk Tim Independen Gabungan Pencari Fakta (TGIPF) tragedi Kanjuruhan. TGIPF akan dipimpin oleh Mahfud Md.
Foto: Andhika Prasetia
Jakarta -

Menko Polhukam Mahfud MD mengumumkan susunan dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan. Siapa saja yang terlibat?

Usai terjadinya kerusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) yang menewaskan ratusan orang, Pemerintah Pusat bergerak cepat untuk menuntaskan kasus tersebut.

Salah satunya dengan menggelar rapat pembahasan langkah-langkah cepat untuk mitigasi dan tindak lanjut tragedi sepakbola di Kanjuruhan, yang berlangsung di Kantor Menko Polhukam, pada Senin (3/10/2022) pagi.

Dalam rapat tersebut, salah satu keputusannya ialah dengan membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta, yang dipimpin langsung oleh Menko Polhukam, Mahfud MD.

Setelah pengumuman tersebut, pada sore harinya, Mahfud MD merilis nama-nama yang masuk di dalamnya. Nama-nama yang sudah dipilih tersebut telah dilaporkan kepada Presiden RI Joko Widodo. Siapa saja? Berikut daftarnya.


Ketua : Menko Polhukam -Prof. Mahfud MD

Wakil Ketua : Menpra Zainudin Amali

Sekretaris : Dr. Nur Rochmad S.H, M.H (Mantan Jampidum/Mantan Dep. III Kemenko Polhukam


Anggota:

Prof. Dr. Rhenald Kasali (akademisi/UI)
Prof. Dr. Sumaryanto (rektor UNY)
Akmal Marhali (Pengamat olahraga/Koordinator Save Our Soccer)
Anton Sanjoyo (jurnalis Olahraga-Harian Kompas)
Nugroho Setiawan (Mantan pengurus PSSI dengan lisensi FIFA)
Letjen TNI (purn) Doni Monardo (Mantan Kepala BNPB)
Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno S. IP. M.Sc (wakil Ketua Umum 1 KONI)
Irjen Pol (Pur) Sri Handayani (Mantan Wakapolda Kalimantan Barat)
Laode M. Syarif S.H. LLM. Ph. D (Kemitraan)
Kurniawan Dwi Yulianto (Mantan pemain Timnas /APPI)



Simak Video "Tragedi Kanjuruhan, Amnesty Internasional: Gas Air Mata Bisa Mematikan"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/yna)

ADVERTISEMENT