Ultras Rayo Vallecano soal Tragedi Kanjuruhan: Mereka Dibunuh!

ADVERTISEMENT

Ultras Rayo Vallecano soal Tragedi Kanjuruhan: Mereka Dibunuh!

Yanu Arifin - Sepakbola
Rabu, 05 Okt 2022 20:25 WIB
MADRID, SPAIN - OCTOBER 03: Both teams and fans observe a minute of silence for the tragedy at the Kanjuruhan Stadium in Indonesia prior to the LaLiga Santander match between Rayo Vallecano and Elche CF at Campo de Futbol de Vallecas on October 03, 2022 in Madrid, Spain. (Photo by Angel Martinez/Getty Images)
Ultras Rayo Vallecano nilai korban Tragedi Kanjuruhan dibunuh (Angel Martinez/Getty Images)
Madrid -

Ultras Rayo Vallecano, klub Liga Spanyol, membuat pesan soal Tragedi Kanjuruhan. Isinya berbunyi, 'Mereka bukan meninggal, tapi dibunuh!'

Momen itu terlihat jelang laga Rayo Vallecano melawan Elche di Campo de Futbol de Vallecas, Selasa (4/10/2022). Ultras turut membentangkan spanduk bertuliskan pesan dukungan.

"No son muertes, son asesinatos," tulis ultras Rayo Vallecano dalam bahasa Spanyol.

Tulisan itu punya makna pedas. "Mereka bukan meninggal, tapi dibunuh!" begitu bunyi dalam spanduk ultras Rayo Vallecano.

Tragedi Kanjuruhan terjadi usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam WIB. Usai laga, invasi suporter ke lapangan ditanggapi aparat dengan kekerasan.

Sampai akhirnya, gas air mata dilepaskan petugas ke berbagai penjuru stadion. Penonton yang panik langsung berebut keluar stadion.

Pintu stadion yang terkunci dari luar membuat penonton banyak yang terinjak-injak, dan akhirnya kehabisan napas di dalam stadion. Laporan terakhir menyebut, 131 orang tewas, jumlah korban tewas terbanyak kedua dalam sejarah sepakbola.

Usai kejadian, banyak yang menyoroti penggunaan gas air mata kepada penonton. Kepanikan akibat gas beracun itu menyebabkan banyak tewas dalam Tragedi Kanjuruhan.

(yna/yna)

ADVERTISEMENT