Persmin Hindari Permainan Individual

Persmin Hindari Permainan Individual

- Sepakbola
Rabu, 26 Jul 2006 16:48 WIB
Persmin Hindari Permainan Individual
Solo - Persmin Minahasa akan bertemu Persik Kediri di semifinal Liga Djarum Indonesia (LDI) 2006 di Stadion Manahan, Solo, besok. Menyadari kekuatan individual tim lawan, Persmin akan menerapkan permainan yang mengandalkan kolektivitas tim."Mereka (Persik) memiliki pemain-pemain bagus di semua lini. Kalau kami meladeni permainan individu jelas akan kalah. Untuk menghadapinya kami harus maksimalkan kolekivitas tim," ujar pelatih Persmin, Djoko Malis, kepada wartawan saat mendampingi anak asuhnya menjajal Stadion Manahan Solo, Rabu (26/7/2006) sore.Selain itu, lanjut Djoko, dalam babak semifinal nanti Persmin tidak dapat menurunkan stopper andalannya, Etoga Romaric, yang karena akumulasi kartukuning. Kendala lain lagi adalah pemain lini tengah, Jorge Toledo Jofre, belum dalam kondisi fit. Padahal dia berperan mengatur serangan dan suplai bola kepada striker.Namun dia tetap tidak berkecil hati karena mengaku telah memahami peta kekuatan lawan. Dalam dua kali pertemuan terakhir di kompetisi musim ini, mereka saling mengalahkan.Pada pertemuan pertama kedua kesebelasan di Kediri, Persmin takluk 1-5. Namun saat main kandang, Persmin menang 2-1 dan mengantarkannya memimpin klasemen wilayah timur, setingkat di atas Persik."Keberhasilan kami nantinya adalah buah dari kolektivitas permainan tim dan semangat juang anak-anak yang tinggi. Saya sendiri tidak ingin membebani anak-anak dengan kewajiban memenangi pertandingan. Yang kami tekankan kepada mereka adalah tampil all out. Itu saja," ujarnya.Persik rupanya juga tidak ingin meremehkan satu-satunya kesebelasan luar Jawa yang masih bertahan dan sepanjang sejarahnya baru pertama kali menembus semifinal kompetisi sepakbola divisi utama Indonesia itu."Kualitas permainannya tidak boleh disepelekan. Apalagi kami memiliki waktu istirahat lebih pendek dibanding mereka karena harus menjalani pertandingan tunda saat melawan Arema lalu. Mungkin stamina anak-anak sedikit di bawah mereka, tapi saya tidak akan menjadi masalah jika tetap tenang dan disiplin," ujar Daniel Roekito, pelatih Persik Kediri.Daniel juga mengaku telah menyiapkan strategi khusus, namun enggan memaparkannya. "Kami telah menyiapkan strategi untuk melemahkan permainan ngotot yang sering diterapkan Persmin. Semua pemaina kami juga bisa tampil sehingga kami yakin bisa memenangkan pertandingan," lanjutnya. (ian/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads