Persija Kalah di Markas Persib, tapi Pulang Bawa Berita Baik

ADVERTISEMENT

Persija Kalah di Markas Persib, tapi Pulang Bawa Berita Baik

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 12 Jan 2023 13:00 WIB
Pesepakbola Persib Bandung Dedi Kusnandar (tengah) berebut bola dengan pesepakbola Persija Jakarta Hanno Behrens (kiri) saat menjalani laga tunda BRI Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/1/2023). Hingga turun minum, skor semantara imbang 0-0. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa.
Foto: ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI
Jakarta -

Kekalahan Persija Jakarta terhadap Persib Bandung tetap meninggalkan kesan positif buat Andritany Ardhiyasa. Sang kiper merasa dijamu dengan baik oleh tuan rumah.

Persija kalah 0-1 dari Persib pada laga tunda pekan ke-11 Liga 1 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (12/1/2023). Gol Ciro Alves membawa Persib tak terkalahkan selama tim diambil alih Luis Milla.

Bagi Persija kekalahan ini menutup peluang mereka merangsek ke puncak klasemen. Mereka juga malah disalip Persib yang kini menempati peringkat ke-4 dengan raihan 33 poin.

Meski begitu, di balik kekalahan Persija Jakarta itu tetap ada ada nuansa positif yang dirasakan Andritany. Tak ada teror berlebihan sebagaimana biasa ia alami ketika timnya dijamu Persib.

"Sudah berkali-kali saya bermain di Bandung melawan Persib, dari di Si Jalak Harupat hingga yang terbaru di Gelora Bandung Lautan Api. Kami memang belum dapat membawa pulang poin dari tanah Pasundan, tetapi kami membawa berita baik dari sana," tulis Andritany di media sosial.

"Berita di mana kami diperlakukan baik, tanpa ada pelemparan di dalam stadion mau pun di perjalanan, tidak ada teror berlebihan yang biasanya dilakukan seperti pertandingan sebelum-sebelumnya," ujarnya menambahkan.

Pinta Andritany ke The Jakmania: Di Kandang Nanti, Sambut Persib dengan Baik

Andritany merasa bahwa ini adalah sinyal positif hubungan baik antara kedua belah suporter yang kerap bertikai. Sejak Tragedi Kanjuruhan, memang banyak kelompok suporter sepakat berdamai.

Kekalahan yang diterima timnya pun tidak terasa begitu menyakitkan. Perbaikan sepakbola nasional ke arah yang lebih baik sudah dirasakannya.

"Mungkin ini awal yang baik untuk membangun hubungan yang hangat antar Jakarta dan Bandung agar rivalitas itu hanya ada di atas lapangan dan dengan durasi yang hanya 90' menit setelah itu kita kembali lagi menjadi teman atau bahkan saudara untuk berdiskusi memajukan sepak bola negeri ini," tulis sang kiper.

"Terima kasih Bandung atas sambutan yang hangat. Permintaan maaf untuk teman-teman suporter Persija (The Jakmania) belum berhasil membawa poin penting dari Bandung. Putaran kedua tolong sambut mereka dengan baik di kandang kita," tulisnya mengakhiri.

(krs/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT