sepakbola

Ikrar Damai Akhiri Jambore Suporter

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video

Ikrar Damai Akhiri Jambore Suporter


- detikSepakbola

Bogor - Para suporter Indonesia siap menjunjung persaudaraan, persatuan dan perdamaian di antara para suporter. Ikrar tersebut dideklarasikan sekaligus menjadi akhir dari Copa Dji Sam Soe Jambore Suporter Indonesia 2006. Suporter sepakbola memang tidak lepas dari pandangan negatif dari masyarakat. Hal itu terjadi karena seringkali terjadinya perang antarpendukung klub ataupun dampak dari kekalahan dalam pertandingan yang akhirnya menimbulkan kerusuhan. Tidak dapat dipungkiri bahwa semuanya itu memang cukup membuat para suporter terpojok. Namun sesungguhnya para suporter Indonesia tidak menginginkan itu semua, justru mereka ingin ada rasa persatuan di antara sesamanya. Ini terlihat dalam pertemuan para suporter Indonesia di Puncak, Jawa Barat, selama dua hari, Jumat (11/8) dan Sabtu (12/8) kemarin. Pada acara jambore yang disponsori oleh Dji Sam Soe ini terkumpul 130 orang suporter dari 65 kelompok suporter Indonesia. Bukan hanya ajang bersilaturahmi, namun mereka juga mendapatkan edukasi dari para narasumber yang berkompeten. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk bertanya dan memberikan masukan kepada para petinggi PSSI dan Badan Liga Indonesia (BLI). Harus diakui bahwa masih ada ketidakpuasaan yang dirasakan para suporter dalam menyampaikan uneg-uneg mereka. Namun paling tidak dalam kesempatan ini para suporter mendapat masukan dan dapat bertemu lebih akrab dengan suporter lainnya. Diantara para ketua kelompok suporter sebenarnya tidak ada masalah dan mereka saling mengenal dengan baik. "Kami belum pernah bentrok dengan suporter lain. Kita ingin menciptakan suporter anti anarkis," kata Sekjen Delta Mania Hartono. Sementara suporter dari PSIM, Agung Damar Presiden Bradjamusti mencoba untuk lebih realistis. "Tentu saja para suporter klub sepakbola bisa saling berdamai, tapi ya harus saling menjaga komitmen tersebut," tukasnya. Sedangkan di Kalimatan Timur sudah terbentuk Asosiasi Suporter Kaltim (Askaltim). Anggotanya adalah suporter Mitra Kulkar (Mitman), Putra Samarinda (Pusam Mania), Persiba (Balistik) dan PKT Bontang (Mandau Mania). "Kami datang memberikan suport kepada klub. Hasil pertandingan adalah terserah pengurus dan juga manajer tim, tapi kami suporter tetap bersatu," ungkap sesepuh dan pendiri Alkatim ini, Agus Ikang Nusa. Di akhir acara ini para suporter membacakan sebuah ikrar yang menjadi harapan bersama yaitu suporter Indonesia menjunjung tinggi persaudaraan, persatuan dan perdamaian antara suporter. Demi kemajuan serta kejayaan sepakbola Indonesia. Semoga ajang ini menjadi awal positif bagi perkembangan suporter di Indonesia guna mengangkat citra diri yang lebih baik. Namun tentu saja butuh dukungan dari semua pihak guna mewujudkan kompetisi sepakbola yang menarik dan aman untuk disaksikan. Panita Pelaksana Sigit Nugroho ini mengakui bahwa ini bahwa dari sudut silaturahmi antara suporter acara ini sudah berhasil. Namun untuk keinginan yang diharapkan mereka lewat acara seperti ini baru sekitar 60 persen saja. "Untuk silatuhrami di antara suporter ini berhasil namun untuk materi yang pas bagi mereka mungkin hanya 60 persen. Tapi kita puas karena ini pertama kalinya suporter bertemu," ungkap tokoh suporter nasional yang juga wartawan sebuah tabloid olahraga terkenal di Indonesia itu.Foto: Dua perwakilan suporter klub memimpin membacakan ikrar jambore suporter Indonesia (Rekyhk/detiksport).
(a2s/)











Hide Ads