Persebaya Ditunggu Sanksi

Persebaya Ditunggu Sanksi

- Sepakbola
Senin, 04 Sep 2006 23:45 WIB
Surabaya - Atas kasus kerusuhan penonton di leg kedua babak delapan besar Copa Dji Sam Soe, Komdis PSSI memastikan akan memberi sanksi buat Persebaya Surabaya. "Bajul Ijo" bisa dilarang menggelar laga kandang selama setahun.Di stadion Gelora 10 November, Senin (4/9/2006), sekitar 30 ribu suporter tuan rumah mengamuk dan melakukan perusakan di dalam hingga luar stadion. Suporter Persebaya yang dikenal dengan Bonek itu menyerbu ke lapangan lima menit sebelum pertandingan berakhir saat kedudukan 0-0. Hasil imbang memang akan memupus langkah Persebaya setelah pada laga pertama mereka kalah 1-0.Komisi Disiplin (Komdis) PSSI langsung bereaksi atas insiden yang kembali melibatkan Persebaya tersebut. Walaupun belum bisa memastikan hukuman yang mungkin dijatuhkan, namun ketua Komdis PSSI, Togar Manahan Nero mengatakan pihaknya akan segera memanggil pihak yang terkait dengan insiden tersebut."Kami akan menggelar sidang hari Kamis (6/9/2006) besok. Kami akan memanggil ketua umum Persebaya, pengawas pertandingan, wasit dan keterangan dari saksi yang lain. Keputusannya akan keluar hari itu," terang Togar saat dihubungi detiksport, Senin (4/9/2006).Ditanya mengenai sanksi yang mungkin diterima Persebaya, togar tak mau berkomentar dengan alasan takut mempengaruhi pertimbangan anggota komdis yang lain. Namun membandingkan dengan kasus lain Togar menyebut kalau hukuman terberat yang mungkin dijatuhkan adalah larangan menggelar laga kandang selama semusim."Ada banyak hukuman yang mungkin dijatuhkan dalam kasus seperti ini. Mulai partai kandang tanpa penonton sampai partai usiran. Tapi ingat yang terberat yang bisa dijatuhkan adalah larangan yang bisa berlangsung selama setahun," tegas Togar kemudian.Sebagai catatan, insiden ini hanya berselang beberapa dari kerusuhan yang juga dilakukan Bonek saat mereka menjuarai kompetisi divisi satu di Kediri. Saat itu Bonek juga masuk ke lapangan saat pertandingan belum berakhir.(Lihat berita foto soal kerusuhan Bonek) (din/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads