Kerusuhan Bikin Pengurus Kecewa
Selasa, 05 Sep 2006 04:24 WIB
Surabaya - Kasus kesekian yang melibatkan aksi kekerasan Bonek alias bondo nekad -- sebutan untuk suporter fanatik Persebaya Surabaya -- membuat kecewa pengurus kub elit Jawa Timur tersebut."Saya kecewa, upaya pengurus dan manajemen untuk memperbaiki citra Persebaya dirusak," demikian Ketua Umum Persebaya Arif Afandi dalam pesan singkatnya yang diterima Detikcom, Selasa (5/9/2006) dinihari WIB.Arif yang juga wakil walikota Surabaya itu saat ini masih berada di Cina untuk menyelesaikan misi dagang "Sister City". Sepulangnya dari Negeri Tirai Bambu itu ia berjanji akan langsung menggelar rapat dengan pengurus dan manajemen."Kami akan menentukan langkah-langkah selanjutnya," lanjut Arif.Bulan lalu Persebaya baru saja dijatuhi sanksi oleh Komisi Disiplin PSSI atas dua kejadian. Pertama, intimidasi yang dilakukan manajemen klub kepada perangkat pertandingan saat melawan Persma Manado pada pertandingan babak 8 besar Divisi I di Stadion Gelora 10 Nopember. Kedua, kerusuhan yang dilakukan Bonek saat menyaksikan final Divisi I Liga antara Persebaya melawan Persis Solo di Stadion Brawijaya, Kediri. Sanksi tersebut berupa denda sebesar Rp 5 juta dan larangan terhadap beberapa pengurus teras Persebaya termasuk Arif Afandi untuk mendampingi timnya dalam lima pertandingan di semua kompetisi. (Lihat berita foto soal kerusuhan Bonek) (a2s/)











































