Tindak Tegas Persebaya

Opini

Tindak Tegas Persebaya

- Sepakbola
Selasa, 05 Sep 2006 11:34 WIB
Jakarta - Apapun hukuman yang sudah dijatuhkan, kenyataannya tidak mengubah citra "rusuh" Persebaya. Sebelum ulahnya kembali mengganggu Liga Divisi Utama musim depan, "Bajul Ijo" perlu diberi ketegasan.Jelas Persebaya tidak belajar dari pengalaman yang sudah-sudah. Ironisnya, selang waktu terjadinya masalah yang melibatkan Persebaya hanya setahun.Masih melekat diingatan kita September 2005 lalu Persebaya mundur dari putaran delapan besar di Jakarta, saat akan menghadapi Persija. Keputusan ini mendorong PSSI menjatuhkan sanksi degradasi ke Divisi I.Saat itu pengurus Persebaya menggunakan alasan "demi keselamatan suporter", terkait pernyataan ormas Forum Betawi Rempug yang mengatakan akan melibas Bonek yang ada di Jakarta.Tanggung jawab klub terhadap suporter memang mutlak. Karena terbukti, permasalahan suporter bisa mengganggu kompetisi. Dari mundurnya Persebaya, pihak paling dirugikan adalah PSM Makassar dan PSIS Semarang yang langsung terkubur peluangnya masuk empat besar.PSSI sudah cukup "bermurah hati" dengan Persebaya. Awalnya Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi larangan bertanding di semua kompetisi profesional selama dua tahun. Namun oleh Komisi Banding PSSI dikurangi menjadi bertanding di Divisi Satu.Setelah berselang satu musim, Persebaya kembali ke Divisi Utama dengan status juara Divisi Satu. Tetapi lagi-lagi Persebaya membuat masalah. Pertandingan puncak Divisi I di Kediri juga diwarnai aksi rusuh Bonek yang masuk ke lapangan saat pertandingan belum berakhir.Artinya, dalam 12 bulan sudah terbukti bahwa Persebaya tidak bisa bermain aman di semua kompetisi yang diikutinya, Divisi Utama, Divisi Satu juga yang terakhir Copa Indonesia.Sulit mencari permasalahan lebih parah yang mungkin dilakukan Persebaya. PSSI yang bertugas menjamin kompetisi berlangsung sebagaimana mestinya, harus bertindak tegas. Jangan sampai tim yang tidak sanggup mengendalikan suporternya, merusak kompetisi paling bergengsi sepakbola nasional. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads