ADVERTISEMENT

Sutiyoso Lengser, PEBY Jalan Terus

- Sepakbola
Rabu, 15 Nov 2006 18:46 WIB
Jakarta - Tahun depan Sutiyoso akan lengser dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Namun hal itu tidak serta merta membuat ajang Piala Emas Bang Yos (PEBY) ditiadakan.Menurut Ketua Organizing Commitee PEBY tahun ini, Taufik Yudi Mulyanto, turnamen ini adalah sebuah event untuk memperingati hari ulang tahun Sutiyoso yang jatuh pada tanggal 6 Desember. Oleh karena itu, ajang pemanasan dan uji coba itu bukan membawa nama Sutiyoso sebagai Gubernur tapi sebagai pribadi.Tanggal kelahiran Sutiyoso tadi ternyata juga yang menjadi alasan kenapa PEBY dimulai tanggal enam Desember. Selain itu tanggal tersebut juga menjadi alasan kenapa cuma ada enam tim yang berlaga di PEBY tahun ini."Ini merupakan event peringatan ultah bang Yos sehingga memang pakemnya seperti itu. Enam ini sudah ideal," kata Taufik kepada detiksport usai Konperensi Pers di Front Row, Taman Ria Senayan, Jakarta, Rabu (15/11/2006).Penambahan jumlah tim, tambah Taufik, juga akan memperlama masa berlangsungnya PEBY. Padahal turnamen tersebut hanya ditujukan sebagai ajang pemanasan pada masa jeda Liga Indonesia. Oleh karena itu sulit untuk melakukan penambahan jumlah peserta walaupun animo penonton dan klub yang ingin ikut serta dalam ajang tersebut terlihat cukup besar.Tahun ini PEBY akan berlangsung mulai tanggal 6 Desember sampai 15 Desember di Stadion Lebak Bulus. Keenam tim yang akan menguji kemampuan di ajang itu dibagi ke dalam dua grup. Grup pertama terdiri dari Persija Jakarta, PSIS Semarang dan klub Australia Bullen Zebras. Sedangkan grup kedua terdiri dari Persik Kediri, PSMS Medan dan klub Australia lainnya, Sydney United.Mengenai pilihan pada Bulles Zebras dan Sydney United, salah satu alasan pihak penyelenggara mengundang kedua klub tersebut adalah untuk "memata-matai" Australia, yang telah bergabung dengan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC).Turnamen itu memberikan hadiah bertotal Rp 720 juta dalam bentuk uang dan tropi. Juara pertama akan mendapat imbalan senilai Rp 250 juta sedangkan juara kedua berhak memperoleh Rp 150 juta. Tropi dan uang juga akan diberikan kepada top skor sebesar Rp 10 juta dan 15 juta bagi pemain terbaik.

(krs/a2s)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT