Timnas dan Withe Tetap Didukung
Rabu, 03 Jan 2007 15:24 WIB
Jakarta - Belum terlihatnya prestasi nyata timnas Indonesia di bawah komando Peter Withe acap jadi sorotan. Namun dukungan buat pelatih asal Inggris itu tetap ada. Kinerja timnas senior terutama pasca turnamen Piala BV di Vietnam beberapa waktu lalu mengecewakan publik pecinta sepakbola. Kritikan deras pun mengalir, lebih-lebih buat Withe yang diragukan kemampuannya. Piala AFF yang akan diikuti timnas bulan ini akan menjadi ajang pembuktian Withe. Kegagalan di turnamen yang dulu bernama Piala Tiger itu bisa saja berbuah pemecatan.Namun pelatih klub Liga Indonesia Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan, justru berpendapat sebaliknya. Di saat banyak yang tidak yakin atas peluang timnas dan Withe di Piala AFF, Rahmad justru memberikan dukungan."Target sampai ke final di Piala AFF sangat wajar, karena saya yakin tim ini akan mampu mencapai target di Piala AFF. Dengan catatan jangan tampil penuh keragu-raguan seperti di Piala BV," ujar Rahmad saat dihubungi detiksport Rabu, (3/1/2007).Kalaupun nanti Withe gagal mencapai target di Piala AFF, Rahmad berharap agar PSSI tidak tergesa-gesa melakukan pemecatan terhadap Withe. Menurut dia, jika timnas gagal di ajang tersebut, yang menjadi solusi prioritas adalah evaluasi tim yang ada, bukan pemecatan karena hal itu justru akan menimbulkan masalah baru."Pertahankan Withe sampai piala Asia, karena usai Piala AFF waktunya mepet sekali. Pertanggungjawaban dia 'kan sampai Piala Asia, jadi evaluasi pemain saja, apa perlu tarik Boaz Solossa atau pemain lain," beber mantan pelatih Persipura dan Persija tersebut .Menanggapi penampilan timnas yang hanya mampu bermain imbang 0-0 saat berujicoba melawan Persita akhir bulan lalu, Rahmad juga bersikap positif. Menurut dia hasil imbang tersebut cukup wajar karena latihan timnas saat ini baru tahap membangun kondisi fisik yang membuat pemain cepat kelelahan."Kalau nanti saat lawan Persib mungkin sudah tidak seperti lawan Persita. Tapi memang sebaiknya ujicoba timnas tidak dengan klub lokal, kalau bisa dengan klub luar," imbuh dia.Selain itu dia juga menggarisbawahi kemampuan Withe untuk memberikan penjelasan dan instruksi agar dapat dimengerti pemain dengan baik. Formasi dan strategi apapun tidak akan berhasil jika pemain tidak mengerti kemauan pelatihnya. "Yang penting komunikasi," tandas dia. (krs/a2s)











































