Memecat Withe Tidak Mudah
Jumat, 19 Jan 2007 01:17 WIB
Jakarta - Ketua Umum PSSI Nurdin Halid adalah salah satu orang yang bersikeras memecat Peter Withe. Namun ternyata keputusan itu diambil tidak semudah membalikkan telapak tangan.Menurut Nurdin, keputusan memberhentikan Withe bukan perkara mudah karena harus dilakukan menjelang Piala Asia 2007, Juli mendatang. Yang dikhawatirkan, pemecatan itu malah jadi bumerang yang justru menghambat kontinuitas pembinaan pemain timnas."Jadi kita (nantinya) harus mendapatkan pengganti Peter Withe yang mampu melanjutkan kontinuitas pembinaan pemain ke Piala Asia itu," tegas dia kepada wartawan, Kamis (18/1/2007).Meski begitu, kegagalan demi kegagalan yang dicatatkan Withe membuat PSSI tidak punya pilihan lain. Sepanjang lebih dari tiga tahun menukangi timnas, pelatih yang sempat menjadi pemain Aston Villa itu tak kunjung menorehkan prestasi."Sudah jelas Withe gagal. Buat apa lagi dipertahankan? Dia tak berjodoh dengan timnas Indonesia. Tadinya saya berharap dia bisa memperbaiki kinerjanya di AFF. Tapi ternyata tidak, bahkan lebih menurun," imbuh Nurdin.Nurdin juga mengaku bahwa kegagalan timnas di Piala AFF sangat membuatnya kaget dan terpukul. Alasannya, persiapan timnas senior menjelang turnamen tersebut adalah yang terbaik dibanding tahun-tahun sebelumnya, ditilik dari segi pendanaan maupun persiapan. "Dengan persiapan dan dana yang lebib baik seharusnya lebih baik. Tapi, kita gagal total. Saya sangat kecewa dengan hasil ini," tandas dia. (krs/a2s)











































