Lima Pemain Asing Diperiksa Polisi Pekanbaru
Kamis, 08 Feb 2007 11:48 WIB
Pekanbaru - Lima pemain asing yang membela Persih (Persatuan Sepakbola Indragiri Hilir) berurusan dengan pihak kepolisian. Kelimanya diperiksa terkait masalah izin tinggal.Pemeriksaan ini bermula ketika Minggu (4/2/2007), Klub Divisi Satu Persih, melakukan pertandingan persahabatan dengan klub asal Korea Selatan, Korean Super Red di stadion Rumbai.Di sana pihak kepolisian melihat lima pemain asing yang dimaksud, yakni Evanzo (Kroasia), Zaren (Bulgaria), Muhamadu Saddissau dan Batrof (Kamerun) serta Bafari (Nigeria), ikut bermain atas nama Persih.Selain tidak melapor, kelimanya yang cuma mengantongi visa kunjungan juga dicurigai karena sudah bermain di klub Persih. Namun seperti dijelaskan Kapoltabes Pekanbaru Kombes Syafril Nursal kepada wartawan, Kamis (8/2/2007), saat diperiksa kelimanya mengaku belum dikontrak oleh Persih, tetapi baru tahap penjajakan.Sementara itu, Ketua PSSI Pengda Riau Mafrion ketika dihubungi detiksport, mengakui bahwa ada lima pemain asing yang diperiksa kepolisian. "Status kelimanya belum dikontrak resmi oleh Persih. Dengan demikian keberadaan kelimanya di Indonesia masih menggunakan visa kunjungan," jelas Mafrion.Ditambahkan Mafrion, jika resmi dikontak barulah kelimanya harus menggunakan visa kerja. Segala urusan administrasi ini juga harus diurus oleh agen pemain bersangkutan, bukan pihak klub. (lom/krs)










































