Persis Gunduli Persebaya 5-0
Sabtu, 24 Mar 2007 18:44 WIB
Solo - Persis Solo mencatat sebuah prestasi besar. Menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Manahan Solo, Sabtu (24/3/2007) sore, "Laskar Sumber Nyawa" menang telak 5-0.Kemenangan tersebut tak pelak disambut gembira ribuan pendukung tuan rumah karena seakan membalas 'dendam lama'. Pada Agustus tahun lalu Persis kalah 1-2 dari "Bajul Ijo" dalam final Divisi I. Saat itu pertandingan diwarnai kerusuhan oleh suporter Bonek yang menyerang pemain dan pendukung dari Solo.Sementara pihak Persebaya menilai kekalahan ini adalah yang terbesar dalam sejarah tim ibukota Jawa Timur itu.Bertanding di hadapan lebih dari 25 ribu penonton yang memadati stadion Manahan dan ratusan lainnya di luar stadion, Persis sejak awal pertandingan tampil percaya diri. Persis berhasil mencuri gol cepat pada menit kesembilan lewat sundulan Alvin Kie. Berdiri tanpa kawalan ketat bek-bek lawan, ia dengan leluasa menceploskan bola ke gawang Dedy Sutanto.Kecolongan satu gol tidak segera diantisipasi Persebaya dengan merapatkan barisan pertahanan. Hasilnya, di menit ke-24 Rudi Widodo yang berdiri bebas menerima umpan matang dari Greg Nwokolo. Tendangan kerasnya ke arah gawang tidak mampu ditepis Dedy, Persis pun memimpin 2-0. Di babak kedua saling serang terus terjadi di antara kedua kesebelasan. Namun lagi-lagi Persebaya harus menelan kenyataan pahit ketika Greg Nwokolo mampu mencetak gol ketiga buat Persis ketika terjadi kemelut di depan gawang di menit ke-62. Delapan menit kemudian Greg mengukir gol keduanya, dan Alvin Kie menutup pesta gol tuan rmah di menit 81. Persebaya, yang tampil tanpa satupun pendukungnya, tak pernah membahayakan pertahanan Persis dan harus pulang dengan rasa malu. Pelatih Persebaya Ibnu Grahan memuji permainan Persis yang sangat percaya diri dan menyebut anak-anak asuhannya tampil sangat jelek. Selain itu dia juga memuji suporter Solo yang mampu berperan sebagai pendukung yang tertib sehingga memotivasi permainan timnya. "Selamat bagi Persis yang telah menggunduli kami. Ini kekalahan terbesar Persebaya dalam sejarahnya, lebih-lebih kali ini berhadapan dengan Persis," ujarnya. (mbr/a2s)











































