Kualifikasi Olimpiade 2008
Giliran belakang yang Bermasalah
Rabu, 28 Mar 2007 23:57 WIB
Jakarta - Indonesia kembali dipaksa menelan kekalahan dalam lanjutan babak Pra Kualifikasi Olimpiade 2008. Setelah pada dua partai sebelumnya lini depan yang jadi masalah, kini barisan pertahanan yang disorot.Dua pertandingan tak mampu menang dan tidak mencetak satu golpun memang menunjukkan ada yang kurang dalam skuad Indonesia. Beberapa pemain baru pun ditarik masuk demi meningkatkan daya dobrak pasukan "Merah Putih".Satu gol memang berhasil dicetak saat menjamu Lebanon di Stadion Lebak Bulus, Rabu (28/3/2007) malam WIB. Sayangnya pada saat bersamaan gawang Ronny Tri kebobolan dua kali, alhasil kembali kekalahan yang ditelan skuad besutan Ivan Kolev itu.Diakui Asisten Pelatih Bambang Nurdiansyah, kedatangan pemain baru seperti Boaz Salossa dan Imanuel Wangai terbukti mampu meningkatkan daya serang timnas. Namun kini muncul pe er baru untuk membenahi lini belakang yang dianggap kurang solid."Di pertandingan selanjutnya masih jadi pe er buat kita. Lini belakang bakal diperbaiki, ini sangat prinsipil," ungkap Bambang usai pertandingan.Meski begitu Bambang tetap memuji penampilan Taufik Kasrun cs yang dianggapnya telah menunjukkan penampilan maksimal. Sepanjang 90 menit pertandingan, semangat juang timnas terus terjaga."Mental pemain secara keseluruhan sudah bagus, mereka juga sudah berjuang dengan luar biasa. Adanya Boaz sangat membantu, juga Jajang (Mulyana) yang sudah fit, tapi Imanuel Wanggai masih butuh adaptasi lagi. Pastinya tim ini masih punya masa depan, masih ada tiga pertandingan terakhir," sambung Bambang.Target Tercapaisementara itu keberhasilan mencuri poin penuh di kandang lawan disambut gembira kubu Lebanon. Tambahan tiga poin disebut pelatih Emile Rustom sesuai target mereka yang memang ingin lolos ke babak selanjutnya."Kami sudah tahu harus bermain ketat di sini. Target kami memang lolos dari grup C ini," sahut Rustom pada wartawan.Dengan kemenangan ini, Lebanon untuk sementara duduk di posisi dua klasemen dengan poin enam. Sama dengan Vietnam yang masih memuncaki klasemen namun baru melakoni dua pertandingan. (din/krs)











































