Persis-Perseman Ditunggu Sanksi Komdis
Minggu, 15 Apr 2007 11:10 WIB
Jakarta - Perkelahian antarpemain yang menodai laga Perseman Manokwari kontra Persis Solo dipastikan tak akan luput dari perhatian Komisi Disiplin PSSI. Meski belum bisa menentukan sanksi yang pasti, ancaman skorsing menunggu pemain yang terlibat.Dalam laga antara Perseman dengan Persis yang berlansung Sabtu (14/4/2007) kemarin di Stadion Sanggeng, beberapa pemain Persis dan Perseman terlibat baku pukul jelang berakhirnya babak pertama.Seperti pada kasus kerusuhan atau perkelahian lainnya, Komdis PSSI dipatikan tak akan tinggal diam menyikapi situasi ini. Pemain yang terlibat insiden pada pertandingan yang berakhir 2-0 untuk kemenangan Perseman itu kini menghadapi ancaman hukuman.Saat dihubungi detiksport, Minggu (15/4/2007), Ketua Komdis PSSI Togar Manahan Nero memang mengaku belum mengetahui secara detil insiden tersebut, yang berarti hukuman apa yang mungkin diterima pemain juga belum bisa dijatuhkan."Saya belum tahu situasinya seperti apa. Saya juga belum baca laporan dari ofisial pertandingan. Sekarang 'kan hari minggu. Itu baru akan saya terima besok Senin," ungkap Togar.Disinggung mengenai sanksi yang sudah dijatuhakn pada pemain yang terlibat kasus serupa, Togar menyebut skorsing. Namun untuk menentukan berapa lama hukuman tersebut, lagi-lagi semua harus menunggu laporan dan bukti-bukti dari pengawas pertandingan."Sanksinya belum bisa diketahui sekarang. Kalau ada pemain yang berantem harus diketahui siapa yang mulai. Tapi kalau terlibat perkelahian sanksi yang mungkin adalah skorsing," sambung Togar.Disinggung soal ancaman sanksi yang mungkin dijatuhkan Komdis, pelatih Persis Solo Suharno mengaku tak khawatir. Selain menyebut pemainnya tak bersalah ia juga mengaku memiliki rekaman pertandingan yang bisa dijadikan alat bukti."Kami punya rekaman pertandingan tesebut. Kami tak khawatir karena punya bukti kuat. Tapi kalau salah ya silakan dihukum. Kemarin pemain saya dikartu merah saya juga terima kok," seru Suharno kepada detiksport. (din/a2s)










































