Duka di Ruang Ganti

Duka di Ruang Ganti

- Sepakbola
Sabtu, 02 Jun 2007 00:12 WIB
Jakarta - Bukan cuma Ivan Kolev yang khawatir dengan cederanya Boaz Solossa. Seluruh anggota skuad Indonesia di ruang ganti pemain juga tertuduk lesu mendengar kabar rekannya itu.Harusnya Ponaryo Astaman cs bergembira malam ini usai menundukkan Hong Kong dengan skor mencolok 3-0 di Stadion Utama Bung Karno, Jakarta, Jumat (1/6/2007) malam WIB. Tapi suasana ceria tersebut hilang tak berbekas hanyut terbawa duka cederanya Boaz.Kabar terakhir yang beredar memang meyebut pergelangan kaki kanan pemain Persipura Jayapura itu melenceng dari tempatnya, tak seburuk sebelumnya yang diduga sampai sampai patah kaki. Namun itu tetap saja tak mampu menyunggingkan senyum di wajah tertekuk skuad Indonesia."Suasana di ruang ganti sangat berbeda karena apa yang dialami Boaz malam ini. Teman-teman bukan seperti habis menang pertandingan," ungkap striker Bambang Pamungkas usai pertandingan.Raut kesedihan memang tergambar jelas di wajah Ivan Kolev saat menghadiri konferensi pers pascapertandingan. Tak banyak komentar yang keluar dari pelatih asal Bulgaria yang sedikit terlambat datang untuk memberikan keterangan pada wartawan. Hal serupa terlihat pada Bambang Pamungkas yang pada pertandingan tersebut terpilih sebagai most valuable player.Menyimak aksi-aksinya di pertandingan tersebut plus kontribusi besarnya di timnas selama ini yang nyaris sulit dicari gantinya, cedera yang dialami Boaz tentu menjadi pukulan besar buat pasukan Indonesia. Apalagi hajatan besar bernama Piala Asia akan dimulai 7 Juli mendatang."Saya tak bisa berpikir apa-apa saat ini. Saya belum tahu harus bagaimana," sahut Kolev terdengar putus asa dalam bahasa Indonesia yang masih terbata. (a2s/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads