KON/KOI Cuma Bisa Menekan PSSI
Rabu, 07 Nov 2007 08:27 WIB
Jakarta - KON/KOI bisa saja menjatuhkan sanksi pada kepengurusan PSSI. Namun itu baru bisa dilakukan jika sudah turun sanksi dari FIFA. Sampai saat itu datang KON/KOI cuma bisa menekan.Dalam perbicangannya dengan detiksport, Rabu (7/11/2007), Rita Subowo mengakui kalau organisasi yang dipimpinnya tidak bisa berbuat banyak untuk mengusahakan pergantian pimpinan di PSSI. Karena adanya batasan-batasan yang tak boleh dilanggar dari induk organisasi internasional (FIFA), KON/KOI tak bisa terlalu banyak mengintervensi PSSI."Setelah ada sanksi dari FIFA baru kita (KON/KOI) bisa jatuhi sanksi berupa pembekuan kepengurusan. Kalau kita membekukan sekarang tak ada dasarnya, bisa saja ternyata mereka (PSSI) kemudian menggelar Munaslub. Kalau kita terlalu intervensi salah juga," lanjut Rita.Seperti yang terjadi pada Kuwait, campur tangan pemerintah yang terlalu besar juga bisa berujung jatuhnya sanksi. Namun pembangkangan yang terus dilakukan PSSI terhadap surat dari FIFA dan surat eletronik yang diterima Rita Subowo, seharusnya itu sudah menjadi legalisasi pemerintah (KON/KOI dan Menpora) untuk menurunkan Nurdin.Dan menurut Rita hal itu bisa saja terjadi. Tak perlu menunggu Rapernas atau Munaslub. "Pada UU Sistem Keolahragaan Nasional ada pasal yang menyebut kalau pimpinan yang cacat hukum tak diperbolehkan memimpin lagi. Jadi dengan menggunakan UU itu Menpora bisa (menurunkan Nurdin Halid)." "Itu sudah menjadi polemik nasional dan yang terganggu juga bukan cuma sepakbola, tapi semua cabang olahraga. Yang mereka laporkan kemarin cuma masalah statuta, padahal masalahnya bukan cuma itu, tapi etika dan moral. Hati nurani sih yang seharusnya berbicara," pungkas Rita sambil menghela napas. (din/key)











































