Klub-Klub Bungkam Soal Nurdin

Klub-Klub Bungkam Soal Nurdin

- Sepakbola
Kamis, 15 Nov 2007 22:23 WIB
Klub-Klub Bungkam Soal Nurdin
Tangerang - Pertemuan antara perwakilan klub-klub Liga Indonesia (ligina) di Tangerang semula disangka bakal mencuatkan wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (munaslub) demi menggeser Nurdin Halid dari posisinya sebagai Ketua Umum PSSI. Nyatanya klub malah bungkam.Dalam pertemuan bertajuk Rapat Terbatas Kepala Daerah, Ofisial dan Pengurus Klub Sepakbola Peserta Liga Indonesia XIV Tahun 2008, di Gedung Walikota Tangerang, Banten, Kamis (15/11/2007), wacana munaslub menyangkut nasib Nurdin justru nyaris tak terdengar.Di awal rapat, Manajer Persitara Jakarta Utara, M. Taufik, sempat menyinggung soal munaslub. Namun cetusannya itu sama sekali tidak mendapat sambutan dari sekitar 24 perwakilan klub yang hadir. Pada prosesnya, rapat malah fokus kepada pembahasan APBD."Kita memang belum bicara tentang itu karena substansi atau materi yang sekarang kita anggap sangat mendesak dan urgen adalah masalah kelangsungan klub-klub ke depan," jelas Ketua Umum Persita Tangerang sekaligus Walikota Tangerang, Wahidin Halim, yang menjadi pemrakarsa acara tersebut.Padahal secara logis wacana munaslub tak kalah krusial karena menyangkut kelangsungan kompetisi ligina dan seluruh klub yang terlibat di dalamnya, jika nantinya spekulasi pencoretan PSSI dari keanggotaan FIFA benar-benar terjadi akibat kasus Nurdin. Kalaupun klub nantinya kembali mendapat dana APBD sesuai keinginan pada musim 2008, hal itu bakal tidak berarti karena PSSI sudah dibekukan."Kalau PSSI bubar 'kan enak, kita nggak (keluar) biaya lagi. (Kalau PSSI dibekukan) duitnya kita masukkan ke kas daerah," ceplos Wahidin usai pertemuan.Ditekankan seputar Nurdin yang masih menjabat sebagai Ketua Umum PSSI meski kini menyandang status sebagai pesakitan, Wahidin pun enggan membahasnya. Meski sudah dihujani pertanyaan dia tetap tak mau memasuki ranah pembicaraan seputar munaslub, apalagi status Nurdin. "Saya tidak ada hubungannya dengan itu (status) Nurdin, yang ada hubungannya bahwa kita tidak atau belum mendapatkan dana untuk 2008."Meski begitu, dalam lembar pernyataan sikap para klub dalam poin keempat, tertulis "mendesak kepada PSSI untuk mengambil langkah-langkah cepat pembenahan organisasi, sistem kompetisi dan regulasi sponsorship". Dengan menyoroti kata-kata "pembenahan organisasi", apakah artinya itu mengacu kepada sosok Nurdin?"Pembenahan itu tidak ada kaitan dengan person, (jadi sifatnya) menyeluruh," tandas manajer Persib Bandung, Yossi Irianto. (krs/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads