Dukungan puluhan ribu suporter di Stadion Kanjuruhan, Kamis (22/11/2007) benar-benar membakar semangat Arema. Tim tamu pun tampil semangat dengan memanfaatkan keunggulan fisik mereka. Alhasil, pertandingan pun kemudian berlangsung dalam tempo cukup cepat.
Arema harus menunggu hingga menit ke-40 untuk memetik gol pertamanya. Patricio Morales yang menggiring bola di sisi kanan pertahanan Persiwa melepas sebuah umpan silang. Jainal Ichwan yang tak terkawal menyambut bola dengan tandukkannya. Bola tak terhadang oleh kiper Charles dan membuat tim "Singo Edan" unggul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
14 menit memasuki babak kedua, Persiwa mampu menyeimbangkan kedudukan. Adalah Habel Satya yang sukses menjebol gawang Hendro dengan sebuah tendangan keras kaki kirinya.
Di menit ke-73, pelatih Arema Miroslav Janu memasukkan bek barunya, Fernando Martin untuk menggantikan Akbar Rasyid. Keputusan ini jitu, karena belum ada semenit berada di lapangan Martin sukses mencetak gol melalui sundulan memanfaatkan umpan dari Morales.
Hingga wasit Yesayas Leihitu meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan yang tercipta dari kedua kubu.
Kekalahan ini membuat posisi Persiwa sebagai pemuncak klasemen Grup Dua Liga Indonesia terancam. Dengan nilai 52, tim asuhan Joko Susilo itu rawan digusur Persipura Jayapura (nilai 49) yang pada saat bersamaan tengah meladeni Persekabpas Kabupaten Pasuruan. Arema sendiri tetap berada di posisi keempat dengan mengumpulkan 48 angka.Β (arp/din)











































