Ratusan penonton yang kecewa langsung turun ke tengah lapangan Stadion Mattoanging Andi Matalatta usai peluit panjang berbunyi, menyudahi pertandingan yang berkesudahan 1-0 untuk PSM lewat gol tunggal Aldo Barettodi menit 19, Minggu (25/11/2007).
Meski menang, namun pasukan "Juku Eja" gagal melaju ke babak delapan besar Copa Dji Sam Soe Indonesia 2007 karena di leg pertama di Jakarta, tim asuhan Radoy Hristov kalah 0-2.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wasit dan dua asistennya sempat dikawal aparat saat hendak menuju ruang ganti. Sial, seorang di antaranya tampak terkena bogem mentah dari dua penonton. Demikian pantauan detiksport di lokasi kejadian.
Tidak hanya tetamu mereka, sebagian pendukung PSM bahkan terlihat menyerang pula para pemain tim kesayangannya sendiri, sebelum mereka berhasil melarikan diri ke ruang ganti.
Setelah lapangan "bersih" dari pemain dan wasit, terjadi aksi saling lempar antara suporter dengan aparat. Jika mendapat kesempatan, petugas langsung memukul fans anarkis itu dengan pentungan.
Usai kerusuhan di dalam stadion reda, suporter beralih ke luar dan menunggui kubu Persija di pintu keluar. Begitu para pemain hendak memasuki bus, mereka mencoba merangsek dan menyerang. Aparat kembali bekerja keras untuk menghalau tindak kekerasan tersebut.
Amuk massa berakhir setelah bus berhasil meninggalkan lokasi stadion. Sebagian suporter melanjutkan aksinya dengan melakukan konvoi kendaraan bermotor di jalan-jalan dengan membunyikan klakson yang membuat malam menjadi gaduh dan lalu lintas menjadi macet.
(a2s/a2s)











































