Bermain di Stadion Utama Peringatan Ulang Tahun ke-80 Raja Bhumibol Adulyadej, Nakhon Ratchasima, Selasa (4/12/2007), timnas Indonesia sebenarnya mampu menguasai permainan. Sayang, penyelesaian akhir yang buruk membuat skuad asuhan Ivan Kolev ini belum bisa memastikan raihan tiket ke empat besar.
Memasuki menit kelima, Jajang Mulyana membuka peluang Indonesia. Sepakan penyerang Pelita Jaya Purwakarta yang meneruskan sebuah tendangan bebas ini masih bisa diantisipasi kiper Myanmar, Kyaw Hiet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Myanmar bukannya tanpa peluang. Tim asuhan Marcos Falopa ini mengancam melalui sundulan gelandang Si Win di hitungan menit ke-39. Kiper Dian Agus dengan sigap mengamankan bola dan kedudukan 0-0 bertahan hingga turun minum.
Di masa 45 menit kedua, Indonesia masih memegang kendali. Menit ke-66, sebuah tendangan jarak jauh bek Fandi Mochtar ditepis kiper Kyaw dengan cara menjatuhkan diri.
Tim "Garuda" memperoleh keuntungan di 12 menit terakhir pertandingan. Salah seorang pemain Myanmar, Aung Han Win, dikartumerahkan wasit setelah menerima kartu kuning kedua karena menjegal Ian Kabes dari belakang. Sebelumnya, Han Win telah diganjar kartu kuning di paruh pertama laga.
Keunggulan jumlah pemain rupanya tak mampu dimanfaatkan Indonesia dan harus puas dengan satu angka.
Hasil ini membuat "Merah Putih" masih memuncaki klasemen Grup A dengan nilai empat hasil satu kali menang dan satu seri. Di pertandingan terakhir melawan Thailand, Jumat (7/12), Indonesia tinggal butuh hasil seri untuk melaju ke semifinal.Β (arp/key)











































