Hasil ini membuat Persija menyamai perolehan angka PSMS Medan yang duduk di peringkat dua klasemen sementara Wilayah Barat dengan 54 poin dari 31 pertandingan. Namun PSMS unggul selisih gol.
Kemenangan ini juga menjadi modal berharga untuk menaikkan kepercayaan diri Bambang Pamungkas dkk menjelang big match-nya melawan pimpinan sementara, Sriwijaya FC, di stadion yang sama hari Minggu mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertandingan di lima menit pertama berlangsung seimbang. Tim tamu memiliki peluang lebih dulu melalui Kurniawan Dwi Yulianto di menit keempat. Namun tendangannya terlalu pelan dan dapat dihalau kiper Evgevy Khamaruk.
Persija membalas serangan di menit 13. Akan tetapi tendangan bebas Bambang dapat ditepis penjaga gawang Dadang Sudrajat, yang berikutnya juga mampu menjinakkan tembakan Aliyuddin di menit 26.
Tuan rumah akhirnya memecah kebuntuan pada menit 35. Tendangan setengah voli Aliyuddin dari dalam kotak penalti, setelah menerima umpan lambung dari sisi kiri pertahanan lawan, gagal dihentikan Dadang. 1-0 Persija memimpin.
Semenit menjelang turun minum Persitara berhasil menyamakan kedudukan setelah Bationo Jermain dijatuhkan seorang pemain Persija di kotak penalti. Eksekusi yang dilakukan pemain asal Burkina Paso itu mulus menaklukkan Khamaruk.
Di babak kedua Persija kembali mendominasi permainan. Memasuki menit kedua dari restart, sebuah serbuan Aliyuddin nyaris mengembalikan keunggulan pasukan Sergei Dubrovin, sebelum tendangannya melambung.
Sepuluh menit kemudian, kerja sama Bambang dan Aliyuddin menghasilkan peluang untuk dituntaskan Aliyuddin. Namun kembali Dadang mampu meredamnya dan menghindarkan Persitara dari kebobolan lagi.
Di menit 75 The Jakmania pun bersorak kegirangan menyambut gol kedua tim kesayangannya. Robertino Pugliara beraksi memikat. Menggocek bola sampai ke dalam kotak penalti, ia menyelesaikan peluangnya dengan melepaskan tendangan yang bersarang di jala Dadang.
Kans terbaik Persitara di babak kedua hanya tercipta di menit 78. Namun Kurniawan yang tinggal berhadapan satu-satu dengan kiper Khamaruk, membuang peluangnya karena tendangannya melenceng dari bidang sasaran.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit skor tetap 2-1 untuk Persija.
(a2s/krs)











































