Tambahan satu angka membuat poin Arema kini berjumlah 57 hasil 15 kali menang, 12 imbang dan tujuh kali kalah. Skuad besutan Miroslav Janu unggul selisih gol atas PSM Makassar yang pada pertandingan lain kalah 1-3 atas Persiba Balikpapan.
Puncak klasemen Wilayah Timur diduduki Persipura Jayapura dengan poin 64 diikuti Persiwa Wamena (59) yang pada pertandingan lain memetik kemenangan atas Persibom. Sementara Deltras Sidoarjo (59) duduk di posisi tiga setelah menundukkan PSIM Yogyakarta 2-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat buruknya penampilan penjaga gawang, pelatih Suhatman Iman langsung bertindak cepat dengan mengganti Dedi Sutanto dengan Eki Sabillah beberapa menit setelah kebobolan.
Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Purwanto berjalan keras dan atraktif. Karena kedua tim silih-berganti melakukan serangan. Persebaya yang tidak ingin kekalahan ke empat kali di kandangnya terus menekan pertahanan anak asuh Miroslav Janu sepanjang babak pertama dan kedua.
Laga sempat terhenti di menit 85 menyusul perkelahian antar Anthony J Ballah dengan Sutaji. Insiden ini berawal dari sliding tackle yang dilakukan oleh Sutaji terhadap Anthony J Balla di sebelah kiri pertahanan Arema di dekat kotak 16.
Tak terima merasa dikasari, Balla langsung mendatangi dan melayangkan pukulan ke arah Sutaji yang lari ke bangku cadangan Arema. Untungnya polisi bertindak cepat dan langsung mengamankan Anthony J Ballah yang dianggap sebagai biang kerusuhan ke dalam mobil water canon yang berada di luar stadion.
Kejadian tersebut juga memicu penonton melakukan aksi melempar botol mineral ke bangku cadangan Arema. Petugas gabungan dari Brimob serta Samampta dibuat repot dan terpaksa membuat formasi mengelilingi lapangan.
Adalah Bejo Sugiantoro yang kemudian pahlawan dengan menghindarkan tuan rumah dari kekalahan. Tepatnya di menit 89 tendangan keras menyusur tanah dari luar kotak penalti yang dilepaskan sang kapten sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1. (fat/din)










































