Panpel Persik Berikan Warning pada Aremania

Jelang Babak 8 Besar

Panpel Persik Berikan Warning pada Aremania

- Sepakbola
Sabtu, 05 Jan 2008 10:55 WIB
Panpel Persik Berikan Warning pada Aremania
Kediri - Meski babak 8 besar Liga Indonesia XIII baru akan digelar pada 16-21 Januari mendatang, Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persik, selaku tuan rumah sudah melakukan antisipasi terjadinya kerusuhan.

Salah satunya adalah dengan memberikan warning kepada Aremania, suporter fanatik Arema Malang yang diprediksi akan membanjiri Kota Kediri. Pemberian warning ini dilakukan dengan cara meminta agar citra Aremania sebagai kelompok suporter terbaik dapat dibuktikan di Stadion Brawijaya.

"Jika mereka mengakui dirinya sebagai suporter terbaik di Indonesia, tolong buktikan itu di Kediri. Jangan buat onar yang akan mengganggu jalanya pertandingan," kata Ketua panpel Persik, Bambang Sumaryono saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Sabtu (5/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara lain yang dilakukan Panpel Persik dalam pemberian warning bagi Aremania yaitu dengan janji kesanggupan tidak membuat onar. "Jika pertandingan pertama mereka sanggup tak membuat onar, ya jalan terus. Tapi jika kesempatan pertama sudah membuat onar, cukup sekali itu saja Aremania bisa datang ke Kediri," tegas Bambang Sumaryono.

Dijelaskan pula oleh Bambang jika ikrar kesanggupan untuk tak membuat onar tersebut, akan diminta dilakukan saat beberapa koordinator wilayah (korwil). Aremania dikumpulkan di Kediri jelang bergulirnya pertandingan babak 8 besar Liga Indonesia XIII.

Seperti diketahui, Stadion Brawijaya merupakan salah satu venue babak 8 besar Liga Indonesia XIII yang akan mempertemukan Sriwijaya FC, Persiwa Wamena, PSMS Medan, dan Arema Malang.

Dari keempat klub tersebut, diperkirakan Arema akan dapat mengerahkan suporternya dalam jumlah besar. hal ini dikarenakan jarak antara Kediri dan Malang yang tak begitu jauh. Hingga saat ini diperkirakan pula, 20 ribu Aremania akan memadati Stadion Brawijaya.

(key/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads