Bambang, yang total mengoleksi empat gol di turnamen ini, mengalahkan pemain lain yang timnya berlaga di final, yakni Charis Yulianto, Ferry Rotinsulu, dan Zah Rahan (Sriwijaya FC), serta Eduard Ivakdalam dan Ernest Jeremiah (Persipura). Hanya saja Charis absen di partai puncak karena akumulasi kartu kuning.
Terpilihnya penyerang tim nasional Indonesia itu juga di luar kebiasaan karena di dua penyelenggaraan pertama gelar pemain terbaik selalu jatuh kepada pemain yang timnya keluar sebagai juara, yaitu Firman Utina (Arema/2005) dan Aries Budi Prasetyo (Arema/2006).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Sriwijaya tampil sebagai juara Copa dan berhak menerima piala dan hadiah uang Rp 1,5 miliar. Tim berjulukan "Laskar Wong Kito" meraihnya setelah mengalahkan Persipura di final lewat adu penalti. Adapun sang runner up mendapat hadiah Rp 750 juta.
Persija, yang menjadi juara tiga usai menaklukkan Pelita Jaya Purwakarta 2-1, kebagian Rp 350 juta. Pelita mendapat hadiah "hiburan" sebagai tim fair play dan menerima Rp 75 juta.
Yang menarik, panitia menobatkan The Jakmania sebagai suporter terbaik. Fans Persija itu, yang sempat membuat sedikit kericuhan dengan aparat keamanan dan suporter Persipura di babak semifinal, dan yang berada di kandangnya sendiri, memperoleh hadiah Rp 50 juta.
(a2s/a2s)











































