Pantauan detiksurabaya.com di beberapa jalan protokol di Kota Kediri, mulai dari Jalan PK.Bangsa, Jalan Erlangga, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Dhoho, serta Jalan Brawijaya, aktivitas warga sudah kembali normal.
Beberapa pedagang kaki lima berupa nasi goreng, maupun pedagang nasi pecel lesehan sudah tampak kembali membuka usahanya.
"Sepi, Mas, malam ini. Mungkin banyak warga yang takut keluar rumah," keluh Bu Sumarmi, salah satu pedagang nasi pecel di Jalan Dhoho yang sudah kembali membuka usahanya, setelah sore tadi sempat tutup karena ketakutan, Kamis (17/1/2008) dinihari WIB.
Sementara pantauan di beberapa tempat lain di Kota Kediri, meski kerusuhan sudah reda, beberapa warga masih tampak bergerombol di beberapa sudut perkampungan, seperti di Kelurahan Banjaran, yang merupakan lokasi Stadion Brawijaya, tempat terjadinya kerusuhan sore tadi.
"Ya jaga-jaga saja, siapa tahu masih ada aremania yang berusaha melakukan tindakan anarkis," kata Solichin (38), salah satu warga Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Banjaran, Kota Kediri.
Sementara secara terpisah, petugas kepolisian juga masih tampak melakukan patroli keliling perkampungan dengan menggunakan mobil. (a2s/din)











































