Pertanggungjawaban Wasit Secara Tim

Pertanggungjawaban Wasit Secara Tim

- Sepakbola
Kamis, 17 Jan 2008 12:38 WIB
Jakarta - Sejumlah pihak menuding wasit-lah yang membuat Aremania menjadi anarkis dan berbuat kerusuhan. Karena itu, PSSI akan memanggil wasit dan meminta pertanggungjawaban secara tim.

Saat dihubungi detiksport, Kamis (17/1/2008), Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes mengaku belum bisa memberi penilaian apapun tentang kinerja wasit Djadjat Sudrajat dan para asistennya.

"Kami masih menunggu laporan tentang apa yang mereka lakukan di pertandingan. Kami tidak bisa menilai hanya secara visual dari televisi saja," ujar Nugraha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau memang wasit dan asistennya melanggar, baik secara pribadi maupun dari segi aturan permainan, kami tentu siap untuk mendisiplinkan mereka," lanjut Kang Nug --sapaan Nugraha-- kemudian.

Bila memang perangkat pertandingan yang bertugas malam itu berbuat kesalahan, PSSI sudah menyiapkan sanksi. Sanksinya bervariasi, mulai dari tidak ditugaskan sementara hingga didegradasi alias tidak lagi memimpin partai divisi utama.

Nugraha kemudian menjelaskan bahwa kinerja wasit akan dinilai secara kolektif. "Wasit 'kan juga memutuskan berdasarkan aba-aba dari asistennya. Djadjat tidak akan menganulir gol kalau tidak ada bendera terangkat dari asisten," terangnya.

PSSI, melalui Komisi Disiplin, berencana memanggil tim wasit. "Paling lambat Jumat (18/1) kita panggil. Ini urgent dan tidak boleh terlalu lama didiamkan," tukas Nugraha.

Mengenai partai lanjutan Grup A yang akan digelar di Sidoarjo, Nugraha memberi sinyal akan tetap digelar dengan penonton. Sedangkan untuk perangkat pertandingan, tidak ada persiapan khusus apapun.

"Wasit hanya harus mempunyai kesiapan, baik dalam hal pengetahuan (peraturan pertandingan) maupun kerjasamanya," tutup dia.

(arp/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads