Saat dihubungi detiksport, Kamis (17/1/2008), Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes mengaku belum bisa memberi penilaian apapun tentang kinerja wasit Djadjat Sudrajat dan para asistennya.
"Kami masih menunggu laporan tentang apa yang mereka lakukan di pertandingan. Kami tidak bisa menilai hanya secara visual dari televisi saja," ujar Nugraha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila memang perangkat pertandingan yang bertugas malam itu berbuat kesalahan, PSSI sudah menyiapkan sanksi. Sanksinya bervariasi, mulai dari tidak ditugaskan sementara hingga didegradasi alias tidak lagi memimpin partai divisi utama.
Nugraha kemudian menjelaskan bahwa kinerja wasit akan dinilai secara kolektif. "Wasit 'kan juga memutuskan berdasarkan aba-aba dari asistennya. Djadjat tidak akan menganulir gol kalau tidak ada bendera terangkat dari asisten," terangnya.
PSSI, melalui Komisi Disiplin, berencana memanggil tim wasit. "Paling lambat Jumat (18/1) kita panggil. Ini urgent dan tidak boleh terlalu lama didiamkan," tukas Nugraha.
Mengenai partai lanjutan Grup A yang akan digelar di Sidoarjo, Nugraha memberi sinyal akan tetap digelar dengan penonton. Sedangkan untuk perangkat pertandingan, tidak ada persiapan khusus apapun.
"Wasit hanya harus mempunyai kesiapan, baik dalam hal pengetahuan (peraturan pertandingan) maupun kerjasamanya," tutup dia.
(arp/din)










































