sepakbola
8 Besar Liga Indonesia

Diwarnai Protes, Persija-Persik Berakhir 2-2

Terpopuler Jadwal Pertandingan Klasemen Liga Hasil Pertandingan Man of The Match Gila Bola Foto Video
8 Besar Liga Indonesia

Diwarnai Protes, Persija-Persik Berakhir 2-2


- detikSepakbola

Solo - Pertandingan Grup B 8 Besar Liga Indonesia antara Persija Jakarta vs Persik Kediri berakhir imbang 2-2. Laga ini sempat diwarnai protes Persija dan berujung keributan antarpemain.

Dalam pertandingan yang dihelat di Stadion Manahan, Solo, Kamis (17/1/2008) ini, permainan dari kedua kubu cenderung berimbang.

Persik lebih dulu unggul melalui gol Danilo Fernando sebelum Persija membalikkan keadaan lewat gol-gol dari Aliyuddin dan Bambang Pamungkas. Persik akhirnya berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Cristian Gonzales.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil ini membuat kedua tim duduk beriringan di peringkat satu dan dua Grup B dengan nilai satu. Pertandingan kedua grup ini akan mempertandingkan Persipura Jayapura vs Deltras Sidoarjo.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan baru berlangsung seperempat jam, Persik sudah terlebih dahulu unggul. Sebuah tendangan keras dari Danilo dari rusuk kanan Persik memantul ke tanah sebelum merobek gawang Persija yang dijaga Yvgeny Khamaruc.

Menit ke-23, Persik berpeluang menjauhkan diri. Namun sebuah tendangan bebas Danilo gagal menjadi gol karena diamankan dengan baik oleh Khamaruc.

Semenit setelahnya, gantian Persija yang memperoleh peluang. Sundulan Hamka Hamzah memanfaatkan sepak pojok Ismed Sofyan melayang di atas gawang Persik yang dikiperi Wahyudi.

Persija berhasil menyamakan skor saat laga berusia 26 menit. Aliyuddin membuat aksi individu memasuki kotak penalti Persik sebelum mengakhiri gerakannya dengan sontekan kaki kiri yang berhasil masuk gawang. Kedudukan pun berubah jadi 1-1.

Tiga menit seusai gol, Persija makin gencar menyerang. Sepakan bebas Ismed dari luar kotak penalti Persik kali ini berhasil ditepis keluar oleh Wahyudi dan hanya menghasilkan tendangan sudut.

Di penghujung babak pertama, kembali Persik yang memperoleh kesempatan. Tendangan Peter Lipede ke sudut gawang berhasil dihalau oleh Khamaruc dengan susah payah. Hasil 1-1 ini bertahan hingga turun minum.

Empat menit memasuki babak kedua, Persik menyengat. Namun tendangan keras Khusnul Yuli gagal menambah gol bagi tim "Macan Putih" karena ditepis Khamaruc yang bermain cukup solid.

Dua menit melewati marka satu jam permainan, Persija sukses membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat gol sundulan Bambang. Tandukan BP merobek gawang Persik memanfaatkan tendangan bebas Ismed.

Persik menolak untuk kalah dan akhirnya mencetak gol penyama lewat kaki kiri Cristian Gonzales di menit ke-81. Memenangi duel dengan bek Abanda Herman, Gonzales tanpa kesulitan menaklukkan Khamaruc. Skor pun jadi 2-2. Gol ini menjadi torehan ke-32 'El Loco' Gonzales di Liga Indonesia musim ini.

Gol ini ternyata memancing protes Persija. Mereka menganggap Gonzales terlebih dahulu melanggar Abanda sebelum menceploskan gol.

Kiper Khamaruc terlihat membuang sarung tangan kipernya dan menolak kembali bermain. Di pinggir lapangan, sejumlah punggawa Persija terlihat memprotes asisten wasit. Bahkan pelatih Sergei Dubrovin pun ikut-ikutan mencak-mencak, termasuk kepada sejumlah pejabat BLI.

Dengan bujukan rekan-rekannya, Khamaruc akhirnya mau melanjutkan pertandingan. Tak lama kemudian, wasit Mukhlis Ali Fathoni meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir dengan skor akhir tetap 2-2.

Seusai laga, ada sejumlah keributan mewarnai lapangan. Terlihat Khamaruc bersitegang dengan Gonzales. Pemain-pemain lain sempat terpancing dan membuat keributan membesar. Beruntung petugas keamanan cukup sigap mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.


Foto: Serghei Dubrovin mengejar asisten wasit. Pelatih Persija Jakarta itu memprotes gol kedua Persik Kediri yang menurutnya diawali aksi pelanggaran.

(arp/din)











Hide Ads