'Golnya Sah, Prosesinya Tidak'

'Golnya Sah, Prosesinya Tidak'

- Sepakbola
Kamis, 17 Jan 2008 19:42 WIB
Solo - Kubu Persija Jakarta mengakui kalau gol kedua Persik Kediri yang dicetak Cristian Gonzales sah. Yang mereka permasalahkan adalah prosesi gol tersebut yang menyalahi aturan.

"Luar biasa kalau ada orang bilang gol itu sah. Memang golnya sah karena wasit sudah menunjuk titik tengah. Permasalahannya adalah pemicu sebelum gol itu terjadi, yang membuat pemain emosi," ungkap Humas Persija, Bary Sihotang, usai pertandingan, Kamis (17/1/2008).

Dalam laga di Stadion Manahan, Solo, Kamis (17/1/2008), Persija yang sempat tertinggal sukses membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Namun keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga akhir pertandingan karena sembilan menit sebelum bubaran Cristian Gonzales mencetak gol penyama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gol itulah yang membuat kubu Persija terpancing emosinya. Mereka mereka menganggap striker Uruguay itu lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap Abanda Herman sebelum menjebol jala "Macan Kemayoran".

Protes keras sempat dilancarkan kubu Persija. Pelatih Serghei Dubrovin bahkan sempat mengejar hakim garis, sementara kiper Evgheny Khmaruk harus terlebih dahulu dipaksa oleh rekan-rekannya sebelum mau melanjutkan pertandingan.

"Manusia mana sih yang yang tidak punya kelebihan dan kekurangan. Kami tetap fair play dengan mau melanjutkan pertandingan. Pelatih mengejar asisten wasit karena emosi, semua emosi karena gol (kedua), makanya kami berusaha menenangkan (pemain) yang lain," ungkap asisten pelatih Isman Jasulmei.

Berdasarkan pengamatan detiksport di lapangan, justru banyak pemain asing yang terlihat tak mampu menahan emosinya. Padahal beberapa pemain lokal justru terlihat santai. (din/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads