Arema Ancam Mengundurkan Diri

Arema Ancam Mengundurkan Diri

- Sepakbola
Sabtu, 19 Jan 2008 19:14 WIB
Arema Ancam Mengundurkan Diri
Solo - Keputusan mengejutkan dikeluarkan Arema Malang terkait sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI pasca kerusuhan di Kediri pada hari Rabu (16/1/2008) lalu. "Singo Edan" mengancam mundur dari Babak 8 Besar.

Keputusan tersebut diungkapkan Manajer Arema Malang, Satrija Budi Wibawa, melalui pesan singkat (SMS) kepada sejumlah wartawan, Sabtu (19/1/2008) sore. SMS tersebut kemudian disebarkan ke wartawan lain yang meliput babak delapan besar Liga Indonesia di stadion Manahan, Solo.

Berikut kutipannya:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Arema mundur jika Arema, Alex Pulalo dan Aremania dihukum. Sudah tidak ada gunanya ikut kompetisi. Komisi Disiplin sewenang-wenang dan sudah terlibat langsung merusak iklim kompetisi yang gak jelas ini dengan mengedepankan ketidakadilan."

"Arema mundur sebagai bentuk solidaritas dengan Aremania yang telah bersama-sama berjuang selama bertahun-tahun."

Berharap Campur Tangan Nurdin Halid
"Arema sangat berharap ketua umum PSSI dengan bijaksana bisa menyelamatkan Arema-Aremania sebagai aset sepakbola nasional."

"Demikian pula Arema menaruh harapan yang sama kepada ketua BLI agar turut menyelamatkan Arema-Aremania dari sanksi ngawur dari Komdis dan membebaskan sepakbola nasional dari kepentingan-kepentingan sempit yang justru merusak sepakbola nasional."

"Jangan sampai PSSI dan BLI menjadi rusak hanya karena keputusan Komdis yang sangat sepihak tanpa mempertimbangkan rasa keadilan. Terima kasih atas perhatiannya." (ian/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads