Berdasarkan pantauan detiksport, ribuan suporter Arema yang datang ke Stadion Delta sama sekali tidak mengenakan atribut Arema ataupun Aremania, menyusul hukuman larangan masuk stadion kepada Aremania selama tiga tahun.
Meski "mengakali" hukuman Komisi Disiplin PSSI, ribuan "Wong Malang" tersebut cukup tertib dalam mendukung tim pujaannya meladeni permainan Sriwijaya FC. Tidak ada keributan atau lemparan benda-benda ke dalam lapangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kesempatan masuk stadion tetap dimanfaatkan oleh "wong Malang" untuk mengecam PSSI. Beberapa kali cemoohan juga ditujukan kepada Charis Yulianto, bek Sriwijaya FC yang pernah membela Arema.
Pihak panitia penyelenggara di Sidoarjo sendiri tak mengaku tak ambil pusing dengan kedatangan "wong Malang" itu.
"Mereka ke sini 'kan juga beli tiket. Saya tidak tahu apa itu Aremania atau bukan. Yang jelas kami hanya mengikuti aturan BLI, yang dilarang masuk adalah Aremania, bukan warga Malang," ujar Ketua Panpel Slamet Riyadi.
Seusai laga, ribuan suporter itu bubar dengan tertib. Mereka yang datang ke Sidoarjo secara berombongan memakai motor langsung pulang. Sementara sisanya diangkut truk polisi menuju Malang karena ketiadaan angkutan umum di waktu malam.
(arp/key)











































