Setelah menjalani kompetisi setahun lamanya, empat tim terbaik tanah air akhirnya melangkah ke Senayan untuk memperebutkan status juara Indonesia. Untuk kali ini Wilayah Barat lebih dominan dengan meloloskan Persija Jakarta, PSMS Medan dan Sriwijaya FC, sementara hanya Persipura Jayapura yang membawa panji-panji Wilayah Timur.
Ada banyak cerita heroik dan kisah dramatis yang bisa diikuti dari perjalanan empat klub tersebut hingga akhirnya lolos ke semifinal. Sayangnya yang paling menyita perhatian dari kiprah para kontestan itu justru aksi anarkis yang terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan dalih kecewa dengan kepemimpinan wasit yang menganulir tiga gol tim kesayangannya, Aremania melakukan penyerangan terhadap wasit. Aksi yang kemudian berbuntut kerusuhan dalam skala yang sangat menyedihkan dan memunculkan kerugian yang mencapai jumlah Rp 1 miliar lebih.
Permintaan maaf sudah dilontarkan, sanksi pun sudah dijatuhkan -- meski kemudian dikorting Komisi Banding. Namun apapun upayanya, aksi kekerasan tak akan semudah itu bisa dilupakan atau terlupakan. Yang terbaik yang bisa dilakukan tentu saja menghindari segala bentuk tindak anarki.
Di babak semifinal ini sudah saatnya sepakbola menjalani kembali garis nasibnya sebagai ajang berprestasi dan sebuah tontonan menghibur. Tentunya tanpa harus dirusak oleh segala ketidakpuasan yang kemudian dilampiaskan dengan merusak, menganiaya, mengintimidasi yang ujung-ujungnya menghadirkan pilu di hati pencinta sepakbola tanah air.
Lolos ke babak empat besar menandakan kalau Persija, PSMS, Sriwijaya dan Persipura adalah klub elit tanah air, yang semestinya juga punya barisan suporter "kelas atas" yang bebas kekerasan.
Kita tentu berharap The Jakmania bisa menjadi tuan rumah yang baik dan membuktikan kalau mereka pantas menyandang Suporter Terbaik Copa Indonesia. Sementara sebagai tamu, Kampak Medan, Singa Mania dan fans Mutiara Hitam sewajibnya berlaku sopan di Jakarta.
Jadi mari kita jadikan semifinal Liga Indonesia murni sebagai ajang prestasi, bukan tempat adu memaki, saling melempari dan tindak anarki.
Jadwal Babak Empat Besar Liga Indonesia
Rabu (6/2/2008)
PSMS Medan vs Persipura Jayapura (Live ANTV 15.30 WIB)
Persija Jakarta vs Sriwijaya FC (Live ANTV 19.00 WIB) (din/din)










































