Dalam partai semifinal Liga Indonesia, Rabu (6/2/2008), Persipura kalah lewat adu penalti 5-4 setelah hanya berbagi angka 0-0 dalam waktu normal dan waktu tambahan. Diakui Raja Isa, ketidakmampuan timnya bikin gol adalah karena ketatnya pertahanan PSMS, meski dia juga enggan menjadikannya sebagai alasan kekalahan.
"Kami sudah berusaha maksimal, tapi bisa terima kekalahan ini dan tidak ada alasan. Kita hanya tidak bagus hari ini, itu saja. Semua tim yang melawan Persipura akan main dengan enam orang pemain bertahan dan itulah yang dilakukan Freddi Mulli (pelatih PSMS), dan saya pikir dia pelatih yg pintar, mereka hanya berusaha untuk tidak kebobolan," jelas Raja Isa dalam konperensi pers usai pertandingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski timnya kini sudah tersingkir, Raja Isa tetap memperlihatkan senyum. Ketika ditanyakan tentang senyumnya yang tetap menghiasi wajahnya, dia menukas bijak,
"Tuhan sayang orang yang tersenyum. Mungkin saya bisa diberikan kebahagiaan musim depan. Kita kalah maka kita terima kekalahan itu, apalagi tim sudah melakukan yang terbaik. Tidak ada yg salah."
(krs/a2s)











































