"Kemarin 'kan ada kerusuhan dan juga ada yang meninggal. Sehingga kita tidak perkenankan di Jakarta," kata Kapolda Metro jaya Irjen Pol Adang Firman usai salat Jumat di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (8/2/2008).
Menurut Adang, langkah ini diambil sebagai antisipasi berbagai kemungkinan yang ada. Ini disebabkan psikologi massa yang masih marah akibat kejadian Rabu kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adang mencontohkan berbagai hal yang menurutnya seharusnya tidak terjadi di pertandingan itu dalam masalah keamanan.
"Misalnya saya sudah minta panitia agar tidak mengizinkan adanya penjual minuman dalam stadion. Tapi ternyata hal tersebut masih saja terjadi," imbuh dia.
Larangan sampai kapan? "Ya kita lihat situasi masyarakat. Kalau masyarakat masih mudah emosi, kita berat mengizinkannya di Jakarta. Apalagi di sekitar sini 'kan banyak gedung dan banyak mobil yang berlalu lalang.
(mly/a2s)











































