Walaupun mengaku belum mendapat pemberitahuan resmi dari PSSI, namun jika keputusan tersebut sudah diketok, Rahmad menghormatinya.
"Kalau memang seperti itu kita harus menghormati para petinggi kita yang sudah dipertimbangkan lebih pintar dan sebaik-baiknya. Saya loyal dan bisa menerima keputusan yang telah diambil pemerintah," kata Rahmad saat dihubungi detiksport, Jumat (8/2/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalnya final di pindah ke tempat lain di luar Jakarta, kami juga siap, apalagi kalau bisa bermain di Palembang," tukasnya.
Rahmad menambahkan dirinya tidak terlalu kecewa dengan keputusan ditiadakannya final Ligina di Jakarta. Buat dia insiden tewasnya seorang suporter Persija Jakarta hari Rabu lalu adalah sebuah harga yang terlalu mahal, dan menguatkan citra buruk pada wajah sepakbola Indonesia.
"Dalam posisi saat ini sulit bagi saya mengatakan kecewa karena saya bisa merasakan kondisi yang ada. Bagaimanapun, kemarin baru saja ada nyawa yang melayang. Mudah-mudahan penundaan ini bisa menjadi lebih baik," tukasnya.
(key/a2s)










































