"Dari 4 pemain Togo tahun lalu, hanya satu yang kami pertahankan, yakni Ali Kaddafi. Sekarang kami berencana mengincar pemain asal Togo yang belum pernah merumput di Indonesia, dan kualitasnya melebihi Ali," ujar Husein Abdullah, salah satu tim perekrut pemain PSM.
Saat ini sudah satu nama dikantongi, yaitu Yao Junior Senaya. Ia tercatat dalam skuad Togo di Piala Dunia 2006, berposisi sebagai gelandang kanan, tapi bisa pula dimainkan sebagai second striker.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan bahwa PSM memang mencari tipikal gelandang serang yang agresif dan punya umpan yang bagus. "Senaya juga spesialis eksekutor bola-bola mati di Timnas Togo. Dan kelebihan-kelebihan itu yang membuat kami kepincut dengannya (Senaya)," terangnya tentang pemain berusia 24 tahun itu.
Untuk mendatangkan Senaya di Stadion Mattoanging, PSM kemungkinan akan merogoh kocek yang tidak sedikit. Konon harga banderolnya sampai Rp 1 miliar. "Agen pemain yang menawarkannya sudah memberi harga, dan kami berusaha sanggupi tawaran itu," ucapnya.
Jika berjalan lancar, pemain yang telah memiliki 19 caps itu akan bergabung dengan Syamsul Haeruddin dkk pada pertengahan bulan Maret nanti.
Selain Senaya, tim pemburu pemain PSM juga sedang mendekati striker PSMS Medan, James Koko Lomell. Ia rencananya akan diduetkan dengan bomber asal Paraguay, Aldo Baretto. Namun, belum ada kecocokan harga antara agen Lomell dengan kubu "Juku Eja".
(gun/a2s)










































