Adalah Richard Rachid yang ditunjuk menjadi pelatih baru Persitara. Pria berusia 50 tahun berkebangsaan Belanda itu sebelumnya tercatat sebagai pembesut klub Malkia di Bahrain.
Rachid diperkenalkan secara resmi pada wartawan usai melakukan penandatanganan kontrak di Balai Kota Jakarta Utara, Kamis (3/4/2008). Saat dikonfirmasi soal durasi dan nilai kontrakmya bersama Persitara, Rachid menolak berkomentar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Well, sepakbola bukan sesuatu yang bisa diprediksi. Tapi kita lihat saja nanti. Saya tidak bisa menjanjikan apa-apa, tapi paling tidak yang terbaik untuk Persitara," ungkapnya pada wartawan.
Perjuangan sulit pastinya akan dilalui Rachid di musim pertamanya di Indonesia. Meski masih belum punya target, mantan pemain Sheffield United dan Toulouse itu sudah dapat dukungan dari pemain
"Ya kalau saya lihat sih cocok sama anak-anak, dan biasanya pelatih asing kan lebih bagus. Lebih disiplin lah," ungkap bek andalan Persitara, Dedi Mulyadi.
(din/arp)











































