Polda Metro Jaya memang tidak memberi izin Persija untuk melakoni partai kandang pertamanya di musim ini melawan Persita Tangerang. Ancaman ricuh menjadi alasan utama pelarangan tersebut.
The Jakmania pun bereaksi karena kasus tersebut secara tidak langsung menyertakan mereka sebagai sumber masalah. Jika memungkinkan, proses hukum akan diajukan terkait masalah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah preseden buruk bagi sepakbola Indonesia. Polda seperti hendak lari dari masalah, padahal masalah saja belum muncul," sambungnya. "Larangan ini hanya bentuk kekhawatiran berlebihan dari Polda."
Danang juga menambahkan pihaknya sudah menjamin kepada pihak keamanan dan panpel bahwa semuanya bakal aman terkendali. Ia juga memaparkan fakta belum pernah ada kerusuhan terjadi saat kedua tim bertemu di Lebak Bulus dulu.
"Kami sepertinya mendapat sanksi. Kalau kasusnya seperti di Bandung kemaren kami akan menerimanya, tapi ini saja masalah belum muncul, tapi sudah dilarang-larang," pungkasnya.
(ian/key)










































