Keputusan tersebut dikeluarkan pihak kepolisian Polda Metro Jaya, bersamaan dengan dilarangnya partai antara Persija melawan Persita Senin (28/07/2008), demikian sebagaimana diungkapkan oleh Direktur Umum PT. Persija, Bambang Sucipto.
Hingga kini pihak Persija tetap mencoba agar kepolisian tetap mengeluarkan izin. βSebenarnya dua partai itu sudah tidak mendapat izin. Yang kita lakukan hanya merayu supaya pihak kepolisian bisa mengeluarkan izin tersebut,β ujarnya saat ditemui di kantor Persija, Selasa (29/07/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Bambang mengaku tetap mempersiapkan laga selanjutnya yang sedianya digelar pada 1 Agustus mendatang dan mengurus terus perihal perizinan.
βUntuk tanggal satu besok, kita tetap mempersiapkan perangkat pertandingan. Tidak ada plan B, karena kita sangat berharap kebijaksanaan dari mereka (kepolisian) untuk membangun Liga Super ini,β tandasnya.
(lin/roz)











































