Ulah bobotoh yang bertindak anarkis setelah Persib kalah melawan Persija hampir dua minggu yang lalu berbuntut panjang. Polda Jawa Barat tidak akan mengeluarkan izin pertandingan kandang dalam sisa pertandingan Persib di Indonesian Super League (SL).
"Pokoknya Kapolda tidak akan memberikan izin partai kandang dalam sisa pertandingan Persib di Liga Super Indonesia. Di manapun di wilayah Jabar Polda Jabar tidak akan izinkan," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Dade Ahmad saat dihubungi detikbandung, Jumat (1/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini bukan satu dua kali bobotoh berulah.Setiap Persib berlaga di Bandung dan kalah, bobotoh selalu berulah. Itu artinya bobotoh belum memiliki jiwa sportivitas. Masa Persib harus menang terus, namanya juga olah raga," kata Dade.
Pekan depan Persib punya agenda dua laga kandang, yakni melawan Persik Kediri (5/8) dan Arema Malang (11/8). Partai tersebut sebenarnya dipindah ke Stadion Si Jalak Harupat, dari biasanya di Siliwangi, sebagai antisipasi tidak memperoleh izin kepolisian. Namun
Seperti diberitakan sebelumnya, dua laga kandang Persib melawan Persik (Selasa, 5/8) dan Arema (Senin, 11/8), sengaja dipindahkan ke Stadion Si Jalak Harupat untuk mengantisipasi kemungkinan tidak keluarnya izin dari kepolisian karena bertepatan dengan agenda kegiatan Pilwalkot Bandung. Namun, kabarnya pengelola Stadion Si Jalak Harupat juga telah menolaknya dengan alasan stadion masih dalam perawatan.
Sebelumnya Persija Jakarta juga mengalami kesulitan serupa soal izin menggelar pertandingan kandang. Sampai saat ini izin tersebut tidak keluar sehingga jadwal home-game "Macan Kemayoran" menjadi tidak jelas.
(afz/a2s)
