ISL 2008 memang diberlakukan dengan cukup serius. Tiap klub yang terlibat di dalamnya harus memiliki lisensi sebagai klub profesional.
BLI menetapkan 10 persyaratan yang harus dipenuhi, di mana salah satunya adalah pembenahan infrastruktur pertandingan. Di aspek inilah BLI menilai Persipura dan Persiwa, hinga saat ini, belum memenuhi kriteria yang ditetapkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di stadion Pendidikan, Wamena misalnya. Dalam laporan tersebut, seperti tertuang di situs resmi BLI, Jumat (1/8/2008), banyak ruangan maupun infrastruktur lapangan yang tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya. Keberadaan WC, baik untuk pemain maupun perangkat pertandingan tidak cukup memadai. Ruang konferensi pers dan ruang medis juga belum bisa dipakai.
Kondisi lapangan juga belum ada perbaikan. Pihak pengelola hanya melakukan sebatas penambahan pasir agar lapangan rata. Faktor penerangan, pagar pembatas dan tribun juga dinilai tidak banyak perbaikan.
Kondisi tak jauh berbeda juga terjadi di stadion Mandala, kandang Persipura. Untuk infrastruktur, pihak pengelola dinilai hanya sedikit melakukan pembenahan. Demikian juga dengan lapangan, penerangan, pagar pembatas maupun tribun.
Teguran ini harusnya menjadi peringatan serius bagi Persipura dan Persiwa. Bukan tidak mungkin lisensi sementara, atau keikutsertaan mereka di ISL 2008 bakal digugat atau dicabut bila tidak segera memenuhi kriteria maupun rekomendasi yang ditetapkan BLI.
(ian/key)











































