ISL dan Rumitnya Masalah Perizinan

ISL dan Rumitnya Masalah Perizinan

- Sepakbola
Sabtu, 02 Agu 2008 00:02 WIB
Jakarta - Perizinan mulai menjadi barang mahal dalam gelaran Indonesia Liga Super 2008. Usai Persib Bandung, kini giliran Persija Jakarta dan PSMS Medan yang terganjal masalah perizinan.

"PSMS-Persija sudah positif tidak mendapatkan izin (untuk bermain di Jakarta)," terang Direktur Kompetisi BLI, Joko Driyono, di kantornya Rasuna Office Park, Jumat (01/07/2008).

Izin ini tidak dikeluarkan oleh Polda Metro Jaya selaku penanggung jawab, lantaran faktor keamanan pertandingan yang dianggap memiliki potensi terjadinya kerusuhan antar suporter. Yang mana atas kejadian ini, sejumlah pertandingan harus mengalami penundaan dan pemindahan tempat bertanding.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perubahan ini masih belum bisa ditentukan karena masing-masing klub memiliki opsi-opsi berbeda. Seperti halnya PSMS yang memiliki dua pilihan tempat bertanding yakni Semarang dan Solo.

"Kepastian main di GBK jadi tidak pasti hanya karena alasan keamanan yang belum jelas indikatornya. Entah itu alasan masa lalu ataupun alasan masa depan yang belum terjadi," ujar Sihar Sitorus selaku pengelola PSMS.

Sementara itu ketika dimintai tanggapannya menyoal larangan dari Polda, Sihar enggan berbicara labih jauh.

"Kita nggak mau berspekulasi. Tapi buat saya, olahraga ya olahraga," tandasnya. (lin/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads