Di babak pertama kedua kesebelasan sama-sama tampil saling menyerang. Sejumlah peluang dimiliki kedua tim namun tak ada yang berbuah gol karena buruknya penyelesaian akhir.
Persitara yang lebih mendominasi permainan di babak pertama, setidaknya memiliki empat peluang gol yang gagal dimanfaatkan dengan baik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol pertama yang tercipta di menit ke 56 merupakan kerja sama Soheyman Traore dan Fandy Mochtar, yang mampu lolos dari jebakan offside. Umpan matang Traore diterima Fandy dengan sempurna, yang kemudian menendang bola silang ke gawang Persitara. Tendangan tersebut berhasil mengecoh penjaga gawang Roni Tri.
Luput dari perangkat offside juga mengawali lahirnya gol kedua Arema. Traore, Serge dan Arif Suyono segera menggiring bola ke depan gawang. Arif yang menerima passing Traore menuntaskan peluang tersebut untuk mengubah kedudukan menjadi 2-0, yang bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit Najamudin dari Balikpapan.
Kekalahan ini membuat Persitara kian terpuruk di dasar klasemen sementara. Dari lima pertandingan mereka sudahΒ kalah empat kali dan baru memungut satu poin. Sedangkan Arema, yang kini ditangani Joko Susilo setelah Bambang Nurdiansyah mundur, telah mengantongi nilai 10 dari lima pertandingan dan bertengger di papan atas. (mbr/a2s)











































